Mendadak, Prajurit Korem 141/Toddopuli Tes Urine

BONEPOS.COM, BONE - Penyuluhan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN) bagi personel Korem 141/Toddopuli dan Balak Rem 141/Toddopuli beserta Persit. Triwulan III Ta. 2020 dilangsungkan di Aula Sudirman Korem 141/Toddopuli.

Gelaran ini dibuka langsung Kasrem 141/Toddopuli Kolonel Inf Furdiyantoso, Selasa (11/8/2020).

Sambutan Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Djashar Djamil, dibacakan Kasrem 141/Toddopuli menyampaikan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya. Hal ini merupakan suatu masalah internasional maupun nasional yang sangat kompleks, dapat merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara serta dapat melemahkan ketahanan nasional dan menghambat jalannya pembangunan.

Pemerintah Indonesia telah bertekad bulat, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan bahaya yang harus diperangi bersama dan segera ditangani sedini mungkin, dengan melibatkan seluruh potensi yang ada baik di instansi pemerintah, masyarakat, LSM, dan pihak-pihak terkait lainya," jelas Kasrem.

Akhir-akhir ini, penyalahgunaan narkoba menunjukkan peningkatan yang cukup tajam, berbagai media, baik media elektronik maupun media cetak memuat berita penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat.

Di berbagai wilayah, pengguna barang terlarang tersebut tidak hanya di kota-kota, tapi sudah merambah ke desa-desa, sudah menjamah ke semua lapisan masyarakat, mulai dari kalangan ekonomi papan atas sampai golongan ekonomi lemah, bahkan sudah sangat meresahkan.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk membangun kesepakatan dan peran serta satuan jajaran Korem 141/Toddopuli untuk peduli terhadap bahaya Narkoba di kalangan prajurit dan PNS Korem 141/Toddopuli.

Selanjutnya pemberian materi Bahaya Narkoba dan Strategi Pencegahannya oleh lettu Ckm (K) dr. Windy Atika Hapsari dari Kesdam XIV/Hasanuddin dilanjutkan dengan tes urine. (ril)