Alasan Pemkab Sinjai Lahirkan Perbup Soal Covid-19

BONEPOS.COM, SINJAI - Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dengan menerbitkan Perbup Nomor 27 Tahun 2020.

"Sejalan dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, dalam Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2020 itu, pemerintah daerah memberikan arah kebijakan dan landasan hukum dalam pelaksanaan protokol kesehatan untuk mencegah dan mengendalikan Covid-19," jelas Bupati Sinjai, Andi Seto usai mengikuti Rakorsus terkait Inpres nomor 6 tahun 2020 di Gedung Media Center Penanganan Covid-19 Sinjai, Kamis (13/8/2020).

Seto meminta kepada seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan hingga di tingkat desa dan kelurahan untuk mensosialisasikan Perbup ini sebelum diterapkan secara efektif.

"Selama satu minggu ke depan kita akan sosialisasikan ini kepada masyarakat. Untuk itu, saya minta kepada seluruh pihak untuk mensosialisasikan isi dari Perbup tersebut," harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sinjai, Budiaman menjelaskan, Perbup ini telah dirancang dan diinstruksikan oleh Bupati Sinjai sebelum adanya Inpres nomor 6 tahun 2020, sehingga setelah keluarnya Inpres tersebut draft Perbup mengalami penyesuaian.

“Perbup Nomor 27 ini bisa dikatakan langkah visioner dari bapak bupati yang lebih dahulu berpikir dan menyikapi dengan regulasi lokal tentang protokol kesehatan dimasa adaptasi kebiasaan baru ini," paparnya.

Budiaman menambahkan, dalam perbup ini di dalamnya diatur penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan mengingat tingkat perkembangan Covid-19 di Sinjai semakin meningkat, dan di sisi lain tingkat kesadaran masyarakat semakin menurun terkait protokol kesehatan memasuki new normal. (fan/ril)