Lantik Kepala UPT Pendidikan Formal, Pj Wali Kota Tak Segan Copot Pelanggar

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin mengukuhkan dan melantik sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan Pendidikan Formal se-Kota Makassar di Baruga A.P Pettarani, Kamis (13/8/2020).

Pelantikan yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ini juga turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Amalia Malik.

Sebanyak kurang lebih 370 orang dilantik menjadi penanggung jawab UPT mulai tingkat TK, SD, hingga SMP yang terdiri dari 1 orang tingkatan TK, SD 314 orang, dan SMP 55 orang.

Prof Rudy Djamaluddin saat memberikan sambutan menekankan dua hal yang menjadi substansi utama dunia pendidikan yakni hadirnya proses pendidikan yang layak bagi anak-anak, serta mutu pendidikan yang terbaik sehingga mampu membentuk karakter anak-anak sebagai generasi pelanjut.

“Pendidikan itu hak semua orang. Saya mendapat masukan dari berbagai pihak dan berbagai masalah yang masih mendera dunia pendidikan. Ini harus kita benahi. Anggaran yang ada, meskipun kecil harus dimaksimalkan sesuai dengan skala prioritas. Tenaga pendidik serta sarana pendidikan harus di perhatikan agar baik guru maupun siswa dapat nyaman dalam proses belajar mengajar. Saya yakin dan percaya, bapak dan ibu yang ada disini memiliki keikhlasan untuk memperbaiki dunia pendidikan kita,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy mengingatkan kepada seluruh yang dilantik agar menjaga netralitas ASN jelang pelaksanaan Pemilihan wali kota dan wakil wali kota Makassar yang akan dilaksanakan Desember mendatang.

“Netralitas ASN adalah harga mati. Tidak ada tawar menawar, netral itu satu warna yakni bening seperti air. Jadi bukan abu-abu atau warna lainnya. Jika di kemudian hari ada yang terbukti melanggar pasti kita akan copot,” ujar Prof Rudy.

Sebelum pengambilan sumpah jabatan dihelat, diadakan terlebih dahulu penanda tanganan pakta integritas agar capaian kinerja ke depannya bisa sesuai dengan yang diharapkan. (ril)