Tolak Berhubungan Badan, Pria 59 Tahun di Bone Ditemukan Tewas

BONEPOS.COM, BONE - Jajaran Kepolisian Polres Bone berhasil mengungkap kasus penemuan mayat di dekat saluran irigasi area persawahan di Desa Polewali, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone.

Korban yang ditemukan meninggal berjenis kelamin laki-laki berinisial HL (59), warga Dusun Tempe, Desa Polewali, sementara terduga pelaku diketahui seorang Ibu Rumah Tangga berinsial HY.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf yang dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan adanya penemuan mayat, pihaknya langsung mendatangi TKP.

"Setelah kami melakukan olah TKP, berdasarkan bukti-bukti maka dapat kami simpulkan bahwa ini korban penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia," kata Ardy Yusuf, Jumat (14/8/2020).

Setelah melakukan penyelidikan, lanjut kata Ardy, pihaknya mengamankan seorang perempuan berinisial HY yang diduga sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

Dari hasil interogasi, terduga pelaku mengakui perbuatannya, dimana telah menganiaya korban yang mengakibatkan korban meninggal di TKP. Motifnya, pelaku diajak berhubungan badan oleh korban.

"Dari hasil keterangan sementara pelaku, dia diajak oleh korban berhubungan di area persawahan, namun saat hendak berhubungan pertama kalinya, korban beristirahat terlebih dahulu sebentar. Kemudian setelah itu pelaku dan korban kembali mencoba untuk yang kedua kalinya namun masih tetap sama, sehingga korban emosi dan mencekik leher pelaku dan saat itu pelaku berteriak karena kesulitan bernapas tapi korban tidak menghiraukan. Sehingga pelaku dalam keadaan terdesak dan mengambil batang kayu lalu memukul kepala korban," ungkap Ardy.

Lebih jauh, Ardy menjelaskan, terduga pelaku juga mengakui kalau mereka sebelumnya memang memiliki hubungan spesial dengan korban, bahkan pelaku HY sempat diajak kawin lari oleh korban. Namun HY menolak sehingga HY berangkat ke Sumatera.

"Selama 30 tahun mereka terpisah, HY kembali ke kampung karena saudaranya meninggal, dan disitulah mereka kembali berkomunikasi. Korban sempat mengancam pelaku karena mengajaknya ketemuan, namun pelaku menolak, kemudian akhirnya pelaku menemui korban," tambahnya lagi.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, sementara korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga di Desa Polewali, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone. (her/ril)