Gagal ML, Perempuan 59 Tahun Justru Terancam 7 Tahun Penjara 

BONEPOS.COM, BONE - Jajaran Sat Reskrim Polres Bone menetapkan HY (59) sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Polewali, Kecamatan Sibulue, beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2020).

"Sudah kami tetapkan sebagai tersangka, dan resmi ditahan sejak tanggal 15 kemarin," ucap Ardy.

HY dijerat pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang penganiaayaan yang mengkibatkan seseorang meninggal dunia dan terancam hukuman 7 tahun penjara.

Kasus ini terungkap sejak ditemukannya jasad Hadrawi Lamma (59) di dekat saluran irigasi area persawahan Desa Polewali, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone.

Hadrawi ditemukan meninggal oleh pihak keluarga yang sedang melakukan pencarian karena sejak Rabu (12/8/2020) Hadrawi meninggalkan rumah tidak pulang-pulang. Sehingg keluarga melakukan pencarian dan melaporkannya ke Polsek terdekat.

Setelah mendapatkan laporan, ditemukannya mayat Hadrawi di area persawahan. Jajaran Sat Reskrim pun mendatangi lokasi penemuan dan melakukan olah TKP, kemudian setelah itu terungkap bahwa kematian korban meninggal karena dibunuh dan pelakunya diketahui adalah (HY).

HY saat diamankan polisi pun mengakui perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa korban karena diajak berhubungan badan alias ML oleh korban. Pertemuan keduanya ibarat cinta lama bersemi kembali alias CLBK. Sebelumnya pelaku dan korban memiliki hubungan spesial.

Sayangnya, saat hendak berhubungan badan layaknya suami istri, korban mencekik pelaku sampai susah bernapas. Sehingga dengan spontan HY mengambil sepotong kayu yang berada di TKP dipakainya untuk memukul kepala korban hingga tewas.

"Dari pengakuan pelaku, dia memukul korban dengan sepotong kayu, kemudian setelah itu korban meninggalkan TKP," kata AKP Ardy, beberapa waktu lalu.

Kini HY harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan saat ini telah ditahan di Mapolres Bone untuk menjalani hukumannya. (her/ril)