Ditunjuk Jadi Kapuspen Kemendagri, Benni Irwan Bilang Begini

BONEPOS.COM, JAKARTA – Namanya Benni Irwan. Sosok yang dipercaya oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjabat Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri yang baru.

Proses pelantikan Benni Irwan dilakukan bersama dengan sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan Pejabat Fungsional Ahli Utama lainnya, di Ruang Sasana Bhakti Praja Kantor Kemendagri, Selasa, (18/8/2020).

Sebelumnya, kursi Kapuspen sempat kosong setelah Kapuspen terdahulu, Bahtiar, mendapat promosi dan resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum.

Usai dilantik, Benni akan mengumpulkan seluruh jajaran lingkup Puspen untuk berdiskusi dan saling berkenalan.

Benni mengaku, penugasan sebagai Kapuspen adalah pengalaman baru baginya. Karena selama ini dia lebih banyak mengurusi persoalan seputar pemerintahan desa.

“Saya masih perlu belajar dari rekan-rekan, karena selama ini lebih banyak mengurusi masalah desa,” bebernya.

Benni merasa penunjukan dirinya sebagai Kapuspen merupakan sebuah kepercayaan sekaligus tantangan dari pimpinan, yang harus dijawab dengan kerja keras dan kinerja yang baik.

Maka dari itu, dia menegaskan akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Karenanya, saya mohon dukungan dari para pejabat dan staf di lingkungan Puspen,” ucap Benni.

Mengingat salah satu tugasnya adalah mengkomunikasikan kebijakan Pemerintah kepada publik, terutama kebijakan di lingkup Kemendagri, Benni juga meminta dukungan dari rekan-rekan insan pers.

"Mohon dukungan juga dari rekan-rekan media. Karena tugas saya akan banyak berhubungan dengan teman-teman wartawan,” tutur pria kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut.

Sebelum menjabat Kapuspen, lulusan La Trobe University Australia tersebut merupakan Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa pada Ditjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes). Bisa dibilang kariernya selama ini lebih banyak berkecimpung dalam mengurusi persoalan pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat. Mulai dari staf hingga berbagai jabatan di Ditjen tersebut pernah diduduki, di antaranya Kepala Seksi Evaluasi Kinerja pada Subdit Pembangunan Partisipatif Direktorat Kelembagaan dan Pelatihan Masyarakat Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa hingga Kepala Subdirektorat Standar Kapasitas pada Direktorat Fasilitasi Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa. (ril)