Generasi Milenial Ingin Bangun Makassar, Iyul Bilang Begini

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Salah satu pilar kekuatan paket Syamsu Rizal yang beken disapa Deng Ical-Fadli Ananda pada Pilwalkot Makassar 2020 adalah masifnya dukungan kaum milenial.

Dukungan dari generasi muda untuk pasangan doktor dan dokter ini tidak terbendung. Tiap hari, ada saja relawan dan komunitas milenial yang menyatakan dukungan.

Tokoh pemuda di Kota Makassar, Amirul Yamin Ramadansyah alias Iyul, berpendapat masifnya dukungan anak muda untuk Dilan dikarenakan hanya pasangan ini yang benar-benar dapat menjadi representasi milenial.

Selain karena figur kandidat, seperti Fadli yang memang masih muda, komitmen dan program Dilan pun sangat pro-milenial.

Iyul bahkan berani menggaransi hanya Dilan, kandidat pada Pilwalkot Makassar 2020 yang paling komitmen melibatkan milenial dalam membangun kota ini.

Indikatornya jelas. Dari empat pasangat kandidat yang kini menguat maju di Pilwalkot Makassar tahun 2020, ya cuma Dilan yang sudah dan paling awal mengonfirmasi keterlibatan milenial dalam infrastruktur pemenangan.

"Bersama Dilan, kami merasa lebih dihargai dan diberi ruang untuk berkolaborasi dan berkontribusi membangun Makassar. Bukan cuma dicari saat ada maunya, jelang pilkada dan setelahnya dilupakan," ungkapnya, Sabtu (22/8/2020).

Kata Iyul, suara milenial jangan diabaikan karena keberadaannya sangat menentukan. Oleh karena itu, sudah semestinya anak muda diberikan ruang lebih, bukan malah diragukan kapasitasnya dengan berbagai alasan.

Apalagi, kolaborasi dengan pelibatan generasi muda pastinya akan membuahkan hasil yang jauh lebih baik.

"Di sinilah daya tarik sekaligus keunggulan Dilan. Pasangan ini percaya kepada anak muda, tidak malah meragukan dengan dalih minim pengalaman maupun alasan klasik lainnya. Ya kami melihat dan merasakan hanya Dilan yang paling peduli milenial. Duet Deng Ical (Syamsu Rizal) dan Dokter Pade (Fadli Ananda) benar-benar merepresentasikan suara kami, milenial," tuturnya.

Pada Pilwalkot Makassar 2020, Dilan didukung PDIP, PKB, Hanura, dan PKS. Tiga parpol pertama sudah menyerahkan rekomendasi berformat B1-KWK. Adapun PKS baru memberi surat tugas dan ditunggu menyerahkan rekomendasi kepada pasangan representasi Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama (NU) ini dalam waktu dekat. (ril)