Siap Belajar Tatap Muka, Sekolah di Bone Tunggu Restu Gubernur

BONEPOS.COM, BONE - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bone belum bisa memastikan pelaksanaan penerapan pembelajaran tatap muka pada Senin, pekan ini.

Lantaran,belum ada izin dari Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Nursalam.

Diakuinya, sampai sekarang ini belum ada informasi resmi dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait kapan mulai dilaksanakan belajar tatap muka itu.

"Kita masih menunggu informasi dari Gubernur apakah setelah edaran berakhir pada 22 Agustus ini sudah bisa belajar tatap muka. Masih kita tunggu sampai Senin. Kalau tidak ada edaran berarti belajar di rumah tetap dilanjutkan," ujar Nursalam, kepada Boneposcom.

Nursalam menyebutkan, untuk mempersiapkan rencana kembali belajar di sekolah seperti biasa, pihak Disdik telah mengedarkan formulir pernyataan kesiapan dari sekolah, orang tua siswa dan pihak komite sekolah.

"Dari data yang kami peroleh, sudah ada 200 lebih sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk penerapan pembelajaran tatap muka," ungkap Nursalam.

Sekdisdik mengatakan, saat ini sekolah pada jenjang SD dan SMP pada umumnya telah siap memasuki penerapan belajar tatap muka setelah lebih kurang enam bulan siswa belajar di rumah akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Selama masa Pandemi sudah 10 kali dilakukan penambahan perpanjangan belajar di rumah dan mudah-mudahan tanggal 24 Agustus sudah bisa belajar tatap muka," harapnya.

Adapun persiapan yang dilakukan sekolah sekarang ini sebelum mulai dilaksanakan belajar tatap muka, yang utama disiapkan dan diterapkan adalah tentang protokol kesehatan (porkes), seperti ketersediaan Toilet (WC), galong cuci tangan, anak wajib menggunakan masker, dan pengaturan jarak dengan mengatur jarak antar siswa khususnya saat dalam ruangan, alat pengukur suhu serta fasilitas lainnya," tegasnya.

Sementara itu sejumlah sekolah di Bone sudah menyosialisasikan rencana penerapan pembelajaran tatap muka tersebut.

SD Inpres 3/77 Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone mulai melakukan persiapan dengan menggelar rapat komite pada Sabtu (22/8/2020).

Pada rapat tersebut dihadiri Kepala Desa Tawaroe, Komite Sekolah dan orang tua siswa.

Kepala UPT SD Inpres 3/77 Tawaroe Abd. Rahman menjelaskan, rapat komite ini dilakukan supaya memastikan kondisi sekolahan betul-betul sudah siap melaksanakan penerapan belajar tatap muka.

"Tentu saat dilaksanakan belajar tatap muka, yang utama disiapkan dan diterapkan adalah tentang protokol kesehatan. Kita juga berharap dukungan dari para orang tua dan semua pihak," ujar Abd. Rahman.

Persiapan sama juga dilakukan oleh SDN 262 Pude, Desa Pude, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, menyosialisasikan kepada orang murid tentang rencana penerapan tatap muka pembelajaran Tahun 2020-2021 itu, Sabtu (22/8/2020).

Sosialisasi tersebut dihadiri Pengawas Pembinaan Gugus I Disdik Kecamatan Kajuara Haji Hasanuddin, Kepala Sekolah SDN 262 Pude Ratna L, mewakili Kepada Desa Pude yakni Ketua PKK Desa Pude Andi Sunarti, Ketua Komite SDN 262 Pude, Mustari, BA, serta para orang tua murid.

Pada pertemuan itu, hal-hal yang perlu diterapkan menjadi agenda pembahasan apakah pihak sekolah sendiri telah mempersiapkan atau pun telah melengkapi 11 item yang menjadi ketentuan dari pihak Dinas Pendidikan tingkat Kabupaten Bone.

Salah satu regulasi dari Dinas Pendidikan itu bahwa pelaksanaan pembelajaran tatap muka tidak normal dilakukan, artinya tidak semua siswa masuk mengikuti pelajaran seperti biasanya. Tetapi, pembelajaran dilakukan secara bergantian.

"Siswa hanya mengikuti 3 jam pelajaran dalam sehari, mulai jam 8 hingga jam 11," ujar Kepala UPT SDN 262 Pude Ratna. (sug/ril)