Insecure Karena Medsos? Coba Ingat Hal Ini

BONEPOS.COM - Bisa dibilang hampir semua orang memiliki media sosial. Beragam platform media sosial memang sangat memudahkan kita dalam berinteraksi dan mmbagikan informasi kepada orang lain..

Namun, informasi-informasi yang berkaitan dengan kehidupan pribadi seseorang, seperti kekayaan, kesuksesan, dan sebagainya bisa mempengaruhi kita. Kemudian, kita akan merasa tidak percaya diri dengan apa yang kita miliki di kehidupan nyata. Berikut, 5 hal yang perlu di ingat saat merasa insecure karena media sosial.

1. Tanyakan hal apa yang membuat kamu merasa insecure?

Hal pertama yang paling penting adalah mengetahui penyebab kamu merasa insecure. Apakah karena post orang lain yang lebih baik? Atau karena post mereka berisi kekayaan, kesuksesan, jalan-jalan yang menyenangkan, dan sebagainya. Dengan mengetahui penyebab rasa insecure ini, kamu bisa mengambil langkah awal dan selanjutnya.

Coba berhenti mengikuti orang yang membuatmu insecure dan mulai mengikuti akun media sosial yang lebih memotivasi. Kamu juga mungkin perlu rehat dari media sosial. Di media sosial, semua orang bebas untuk post apa pun. Yang perlu kamu lakukan hanya memutuskan untuk melihat atau melewati saja.

2. Ketahuilah apa yang diperlihatkan hanyalah yang terbaik versi mereka

Kebanyakan orang mungkin mengambil banyak foto, tetapi mereka tidak membagikan foto-foto yang menurut mereka jelek. Media sosial adalah tempat orang-orang saling bersaing post versi terbaik diri mereka.

Kamu mungkin akan membagikan foto dengan senyum bahagia, tetapi orang-orang tidak tahu cerita di balik foto tersebut. Siapa pun dapat memanipulasi post mereka. Jadi berhati-hatilah untuk tidak selalu mempercayai semua yang dilihat. Untuk itulah kamu perlu mengingatkan diri sendiri mengalami hal buruk bukanlah suatu masalah, setiap orang pasti punya pengalaman hal yang sama tapi mereka memilih menampilkan yang baik saja.

3. Kamu tidak bisa menilai seseorang hanya dari post-​​​​​​​nya saja

Rasanya terlalu mudah untuk menilai seseorang dari apa yang mereka bagikan di media sosial. Orang yang terlihat bahagia belum tentu selalu bahagia dalam kehidupan nyata dan sebaliknya. Kamu tidak bisa menilai seseorang dari apa yang mereka post dari media sosial.

Kamu tidak akan tahu bagaimana hidup mereka berjalan atau segalanya tentang hubungan mereka dengan orang lain. Kamu mungkin merasa iri dengan banyaknya pengikut yang mereka miliki, selalu post foto-foto menawan, atau foto-foto tempat baru yang belum pernah kamu kunjungi. Ingatkan diri kamu bahwa kamu sudah cukup baik. Kamu hanya perlu merasa nyaman dengan diri sendiri, apa adanya.

4. Like, komentar, dan follower hanya sebatas angka, bukan sebuah nilai

Semua like atau komentar hanyalah sebuah angka, bukan nilai yang menunjukkan siapa kamu sebenarnya. Angka-angka itu hanya dapat membantu kamu mempromosikan sesuatu. Kamu bisa bebas membagikan apa pun tanpa perlu memikirkan berapa jumlah like dan komentar yang kamu dapatkan.

Tidak semua orang yang mengikuti kamu di media sosial adalah orang-orang yang benar kamu kenal atau dekat dengan kamu. Kamu tidak bisa membandingkan apa yang kamu miliki di media sosial dengan kehidupan nyata.

5. Jadikan teman media sosial kamu sebagai motivasi dan mentor

Yang satu ini tidak kalah penting. Ketika kamu merasa insecure, tidak jarang kamu menganggap teman kamu sebagai pesaing. Namun, jadikan teman kamu itu sebagai motivasi. Mulai dari bisnisnya yang sukses, post Instagramnya yang memotivasi, dan sebagainya.

Kamu bahkan dapat meminta nasihat dari mereka tentang bagaimana kamu bisa sukses dengan keahlian yang kamu miliki. Dengan mengubah pola pikir, akun media sosial kamu akan dipenuhi dengan berbagai motivasi yang dapat mendorong Anda untuk berbuat lebih baik.

Bila kamu sudah merasa terlalu buruk, mungkin ini waktunya untuk kamu beristirahat menggunakan media sosial. Gunakanlah media sosial secara tepat dan bijak ya.