Ince Langke Tutup Usia, Rapsel Ali: Selayar Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik

BONEPOS.COM, JAKARTA - Kabupaten Kepulauan Selayar berduka dengan meninggalnya politikus senior, Ince Langke, Selasa (8/9/2020).

Anggota DPR RI, Muhammad Rapsel Ali mengaku sangat terkejut dengan kabar ini dan menyebut Selayar kehilangan salah satu putra terbaiknya.

Menurut Rapsel, Ince Langke selama bertahun-tahun sudah menjadi corong bagi masyarakat Tana Doang, julukan Selayar. Pria kelahiran Selayar, 20 September 1960 itu kata Rapsel tak pernah berhenti memperjuangkan tanah kelahirannya.

Seperti diketahui, Ince Langke sejak 1992 menjadi anggota DPRD. Ia pertama kali menjadi legislator di Selayar. Setelah beberapa periode di kabupaten, Mantan Ketua DPD II Golkar Selayar itu terpilih menjadi anggota DPRD Sulsel.

“Jejak perjalanan Beliau dari Selayar hingga ke provinsi menunjukkan bagaimana komitmen Pak Ince Langke untuk memperjuangkan tanah kelahirannya. Beliau adalah putra terbaik Selayar dan kami semua kehilangan,” jelas Rapsel.

Politikus Partai Nasdem itu menuturkan, kontribusi pemikiran yang sudah diberikan Ince Langke untuk kemajuan Sulsel, terkhusus lagi Selayar sangat luar biasa. Makanya, ia bisa terus menerus mendapat kepercayaan publik di setiap pemilihan legislatif.

“Pak Ince salah satu tokoh Selayar yang sangat dekat dengan rakyat. Makanya, wajar jika Beliau dipercaya. Silaturahmi Pak Ince dengan masyarakat sangat bagus dan perjuangannya secara nyata bisa dirasakan masyarakat,” ungkap menantu Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin tersebut.

Secara pribadi, Rapsel yang juga putra asli Selayar mengaku cukup dekat dan banyak belajar dari Ince Langke. Ince menurutnya memiliki sikap low profile.

“Kami berharap masyarakat mendoakan Pak Ince Langke. Kita semua berduka untuk Beliau,” tutur Rapsel.

Ince Langke jatuh pingsan saat mengikuti rapat badan anggaran (Banggar) di lantai 9 Gedung DPRD Sulsel, hari ini. Sebelum pingsan, Ince sempat kejang-kejang. Sejumlah staf DPRD langsung memberikan upaya pertolongan pertama.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel itu kemudian dilarikan ke UGD RS Awal Bros.

Namun, setelah setengah jam ditangani, Ince dinyatakan meninggal dunia. Informasi dari pihak RS Awal Bros, mantan PNS itu mengalami serangan jantung. (ril)