Kepala Kanwil Kemenag Sulsel “Tagih” MGMP di Tengah Pandemi

BONEPOS.COM, BONE - Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Anwar Abubakar mengharapkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) menjadi wadah pengembangan bagi guru.

Maka dari itu menyikapi hal ini, Organisasi MGMP harus diberdayakan secara maksimal, mendiskusikan langkah langkah yang harus ditempuh dalam meningkatkan profesional guru.

"Kepada semua madrasah agar tetap meningkatkan profesionalitas.

Situasi pandemi ini jangan menurunkan profesionalitas kita. Justru seharusnya kualitas kita menjadi lebih meningkat karena lebih banyak waktu untuk menambah wawasan," beber Anwar Abubakar saat membuka kegiatan MGMP MTsN 1 Bone di Aula Kantor Kemenag Bone, Rabu (9/9/2020).

Hal yang perlu juga dipikirkan dalam MGMP ini kata Anwar, bagaimana mengimplementasikan moderasi beragama dalam mata pelajaran.

"Moderasi beragama harus dipahami oleh guru karena itu penekanan penting yang harus diketahui oleh kita untuk bisa mensinergikan moderasi beragama dengan mata pelajaran yang diajarkan," jelasnya.

"Namun kita harus hati hati dalam menyampaikan karena terkadang disalah artikan sehingga harus dimaknai dan dipahami. Jadi intinya bahwa bagaimana moderasi beragama nilai nilai yang di dalamnya dapat dipahami seperti saling menghargai dan menghormati antar umat beragama," ujarnya.

Selain itu arahan Anwar Abubakar termasuk nilai nilai wawasan kebangsaan juga harus masuk dalam mata pelajaran.

"Nilai wawasan kebangsaan itu yang menjadi perhatian dalam pembelajaran karena ini masuk pembentukan karakter siswa dan ini tidak lepas dari penguatan cinta tanah air bahwa 'NKRI harga mati'," katanya.

Kemudian ia juga mengingatkan bahwa prestasi jangan pernah terlupakan terutama dalam pelaksanaan KSM. Karena keberhasilan siswa dalam kegiatan kompetisi itu, menjadi indikator kompetensi para guru di daerah maupun di sekolah. (sug/ril)