Wejangan Khusus Danyon C, Pasca Kasus Positif Covid-19 Bertambah

BONEPOS.COM, BONE - Sampai saat ini sudah lebih dari 6 bulan Covid-19 mewabah di Indonesia. Kasus positif terkena virus ini pun sudah melebihi angka 200.000 jiwa di Indonesia.

Hal ini menandakan, harus waspada karena penularan virus ini tidak mengenal usia, jenis kelamin, dan status sosial.

Upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 dengan mengeluarkan Peraturan Bupati Bone tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Jajaran TNI Polri pun bersinergi dalam mendukung pemerintah dalam upaya memutus penyebaran Covid-19. Terkhusus di Kabupaten Bone, setiap harinya personel Yon C Pelopor bersama Kodim 1407 Bone melaksanakan patroli bersama sambil mengimbau masyarakat tentang kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan.

Selain itu, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Kompol Nur Ichsan, dan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) C Pelopor AKP Andi Muh. Syafei, bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bone turut memberikan imbauan serta membagikan masker gratis kepada masyarakat sebagai langkah untuk menekan penyebaran Covid-19, Kamis (10/9/2020).

Saat ditemui Danyon C Pelopor, Kompol Nur Ichsan mengatakan, masalah Covid-19 ini bukan urusan pemerintah saja, namun urusan bersama.

Pemerintah bersama segenap lapisan masyarakat harus bersinergi dalam penanganan virus ini.

"Saya imbau kepada seluruh masyarakat untuk patuh dan taat terhadap protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker," ujar Kompol Ichsan.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis menjelaskan, wabah Covid-19 ini tidak bisa dianggap sepele, yang mana lonjakan kasus positif makin bertambah setiap harinya.

Seluruh komponen baik itu pemerintah, TNI Polri, masyarakat maupun pihak terkait harus satukan langkah dalam mencegah penularan Covid-19 ini.

"Dan jangan lupa rajin cuci tangan, jaga jarak aman serta gunakan masker untuk melindungi diri sendiri maupun orang lain," kunci Anis. (ril)