Wabup Kartini Tunggu Peran DPC AJOI Sinjai

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Pengurus DPD Sulawesi Selatan dan DPC Kabupaten/Kota Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) se-Sulawesi Selatan masa bakti 2020-2024, resmi dilantik di Hotel Claro Makassar, Selasa (15/9/2020).

Prosesi pelantikan dan pengukuhan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekjen DPP AJOI melalui Wakil Ketua Wilayah Barat Jonni Pakkun dan penyerahan bendera petaka oleh Ketua Umum DPP AJOI Rival Achmad Labbaika.

Acara pelantikan dan pengukuhan tampak dihadiri unsur Forkopimda Sulsel, perwakilan Muspida kabupaten/kota, terkhusus hadir Wakil Bupati Sinjai Andi Kartini Ottong bersama Kepala Dinas Kominfo Sinjai Irwan Suaib, Wakil Ketua PWI Sulsel Ismail Yahya, dan tamu undangan lainnya dengan mengedepankan Protokol Kesehatan cegah Covid-19.

Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong dalam sambutannya mewakili unsur pemerintah yang hadir, mengaku bersyukur atas undangan menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD AJOI Sulsel dan DPC se-Sulsel.

"Alhamdulillah, saya bisa menghadiri acara pelantikan. Ini adalah momen yang memang saya tidak mau lewatkan, dimana bisa berkumpul dengan teman-teman wartawan yang bergabung di AJOI. Mudah-mudahan silaturahmi ini tidak terputus sampai di sini," pintanya.

Mantan legislator Sinjai dua periode ini juga menambahkan, Pemkab Sinjai pada khususnya membuka ruang komunikasi dan kemitraan terhadap rekan-rekan wartawan.

"Mari kita bersinergi, membangun komunikasi dengan baik untuk kemajuan Sulsel pada umumnya, dan Kabupaten Sinjai pada khususnya. Terakhir, kami selaku pemerintah mengucapkan selamat dan sukses untuk AJOI," pungkasnya.

Sementara, Ketua DPC AJOI Sinjai Elang Suganda mengatakan, bahwa kehadiran AJOI khususnya di Kabupaten Sinjai akan memberikan warna baru dalam mengedukasi masyarakat soal program pemerintah Kabupaten yang akan dilakukan, demi kemajuan pembangunan di Sinjai, melalui pemberitaan dibeberapa Media Online yang tergabung di AJOI.

"Kami akan terus membangun sinergitas dengan seluruh stekholder, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, dengan mengedepankan pemberitaan yang berimbang, tanpa hoaks sesuai UU Pers," ungkapnya. (fan/ril)