Pj Wali Kota Makassar Tak Segan Usulkan Pilwalkot Ditunda, Prof Rudy: Jika Mengancam 

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Pj Wali Kota Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar menegaskan akan mengusulkan penundaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar tahun 2020 jika terdapat banyak pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan calon pada setiap pelaksanaan tahapan Pilwali berlangsung.

Hal tersebut ditegaskan Prof Rudy saat berlangsung Rapat Koordinasi Pemilu dan Peningkatan Disiplin serta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 kota Makassar di Posko Gugus Tugas Kota Makassar, jalan Nikel Raya, Sabtu (19/9/2020).

“Pemerintah pusat mengizinkan digelar Pilkada, tapi dengan syarat tidak mengancam kesehatan dan ekonomi masyarakat. Jika pada saat proses pelaksanaannya ternyata mengancam keselamatan warga, bisa saja kita mengusulkan untuk dilakukan penundaan,” tegas Prof Rudy.

Menurut Prof Rudy, semua pihak harus memiliki komitmen untuk mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Paslon jangan hanya pintar membuat jargon-jargon yang kedengarannya bagus tapi fakta dilapangan tidak sesuai. Wujud nyata kecintaan terhadap masyarakat itu terlihat dari cara kita menerapkan protokol kesehatan, bukan pada jargon yang kedengarannya bagus tapi dilapangan justru membahayakan keselamatan warga," bebernya.

Selanjutnya 1 2