Sebelum Positif Covid-19, Arief Sempat Kunjungan Kerja ke Makassar

BONEPOS.COM - ISTIMEWA Ketua KPU Arief Budiman

BONEPOS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman terkonfirmasi positif Covid-19. Arief dinyatakan positif berdasarkan hasil Swab Test saat hendak rapat di Istana.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Viryan Aziz, Sabtu, membenarkan hal tersebut. Menurut Dia, kini Arief menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya.

"Karena positif kemudian mas Arief menghubungi kita dan melakukan isolasi mandiri di rumah dinas," kata Viryan saat diskusi daring SmartFM Radio, Sabtu (19/9).

Viryan menyebutkan, Arief berstatus OTG, kondisi Arief dalam keadaan sehat dan masih bisa beraktivitas dengan cara Work From Home (WFH).

"Karena mas Arief itu OTG beliau masih badannya sehat dan tak ada halangan yang berarti, namun tetap kita waspada," jelasnya.

Pada kesempatan ini, Viryan pun mengungkapkan sebelum Ketua KPU Arief Budiman terkonfirmasi positif Covid-19. Ia juga sempat menemani dalam kunjungan kerja ke Kota Depok dan Kota Makassar.

"Kunjungan terakhir, ke Depok dan Makassar, ke Makassar untuk penandatanganan MOU," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman telah dinyatakan terpapar virus Corona atau Covid-19. Saat ini dia tengah menjalani karantina mandiri di rumah.

Meski demikian, Arief mengaku masih menjalankan tugasnya dengan bekerja dari rumah atau work from home (WFH)

"Saya tetap menjalankan tugas dengan cara WFH, daring," kata Arief dalam keterangan pers, Jumat (18/9/2020) kemarin.

Selain itu, Arief menyatakan KPU juga melaksanakan kebijakan WFH mulai 18-22 September 2020. Hal tersebut guna dilakukannya sterilisasi di seluruh rumah dinas dan gedung KPU. Selain itu, Arief juga menjelaskan kronologi kasus virus Corona atau Covid-19 yang menimpanya.

"September 2020 saya melakukan rapid test dengan hasil nonreaktif. Pada 17 September malam hari, melakukan tes swab untuk digunakan sebagai syarat menghadiri rapat di Istana Bogor pada 18 September, dengan hasil positif," paparnya.

Dia mengatakan, kehadiran dalam rapat selanjutnya diwakili oleh anggota KPU lainnya.

"Tanggal 18 dini hari sudah mulai melakukan karantina mandiri karena tidak terdapat gejala, batuk, panas, pilek ataupun sesak napas," jelasnya. (rls/ril).