Aduh, Gara-gara Ini Dewan Pembina LBH Sinjai Bersatu Dorong Copot GM Regional VII

BONEPOS.COM, SINJAI - Semrawutnya urusan yang menyangkut migas di Kabupaten Sinjai membuat Lembaga Bantuan Hukum Sinjai Bersatu (LBH SB) angkat bicara dan akan turun tangan mengadvokasi sekaligus melakukan langkah dan upaya hukum terkait permasalahan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Dewan Pembina LBH Sinjai Bersatu, Rahmatullah Soi melalui pesan singkatnya di WhatsApp, Selasa (22/9/2020).

Menurutnya, sebab ini sudah kesekian kalinya dan hal ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Disinyalir faktor utama adalah ketidakbecusan pola manajemen dari internal Pertamina itu sendiri.

Rahmatullah mengatakan, seringnya terjadi kelangkaan LPG khsusunya jenis tabung gas melon di Kabupaten Sinjai disinyalir kuat adanya pola distribusi yang tidak tepat sasaran, sebagaimana juknis dari pertamina itu sendiri.

"Dimana domain distribusi yang menjadi pemegang kendali adalah pertamina itu sendiri, jadi jelas siapa yang paling bertanggung jawab," beber alumni Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia ini.

Pengurus KNPI Sinjai bidang Advokasi, Hukum dan HAM ini juga lebih jauh menjelaskan, penyaluran tabung ukuran 3 Kg ini merupakan barang bersubsidi yang pembiayaannya dibebankan ke APBN.

Selanjutnya 1 2