Dalami Kinerja Smart City Makassar, Kadis Ismail Diganjar Doktor

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Ismail Hajiali berhasil meraih gelar Doktor usai mempertahankan disertasinya yang berjudul Pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Eksternal, Kapabilitas unik, terhadap inovasi dan kinerja pengelola Smart City di Kota Makassar.

Pada saat berlangsung Ujian Promosi Doktor yang digelar secara daring (online) oleh Program Studi Ilmu Manajemen, Pasca Sarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI), Rabu (23/9/2020), Ismail Hajiali dinyatakan lulus sangat memuaskan dengan predikat Summa Cum Laude dan mendapatkan IPK 3,8.

Saat mempertahankan disertasinya di depan penguji yang dipimpin Prof Basri Modding selaku Ketua Sidang, Ismail menjelaskan, penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh kepemimpinan, lingkungan eksternal, kapabilitas unik terhadap inovasi dan kinerja Smart City di Kota Makassar.

“Kami menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode kualitatif serta mengkombinasikan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif (penelitian eksplanatory dengan memakai data primer melalui kuisioner sebanyak 215 responden. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian dilakukan mulai bulan November 2019 sampai dengan Januari 2020. Data dianalisis menggunakan program SEM AMOS,” papar Ismail yang juga merupakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar.

Menurutnya, hasil penelitian yang telah di lakukan menunjukkan bahwa faktor kepemimpinan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Inovasi, namun disisi lain kepemimpinan mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap peningkatan kinerja pengelola.

Lingkungan eksternal mempunyai pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap inovasi namun lingkungan eksternal mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja pengelola.

Sementara itu, kapabilitas unik mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Inovasi dan kinerja pengelola, sedangkan Inovasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengelola.

Dalam Ujian Promosi Doktor ini, tampil sebagai Tim Promotor yakni, Prof. Mahfudnurnajamuddin selaku Promotor, Prof Baharuddin Semmaila, selaku Ko-Promotor, serta Dr.Mukhlis Sufri selaku Ko-Promotor. Sementara itu, Tim Penguji yakni Prof Achmad Gani, Prof Syahrir Mallongi, DR. Masruhi Kamidin, Dr.Amiruddin Husain. Sementara itu, hadir juga Prof M.Djabir Hamzah,MA selaku penguji eksternal dan Prof Hambali Thalib selaku penguji lintas disiplin ilmu. (ril)