Kiat Khusus Dit Polairud Polda Sulsel Tangkal Abrasi Pantai

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Personel Polri dari Direktorat Polisi Air Polda Sulsel melakukan kegiatan penanaman pohon Mangrove di Wilayah pesisir Pantai dengan tema, "Polri Peduli Penghijauan Pantai dan Peduli Ekonomi Masyarakat Pesisir".

Penanaman Pohon Mangrove kali ini dilaksanakan 50 personel Dit Polair Polda Sulsel di Wilayah Pesisir Pelabuhan Untia Makassar, Jumat (25/09/2020).

Dir Polairud Polda Sulsel Kombes Pol Herry Wiyanto mengatakan, penanaman Pohon Mangrove sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan dan antisipasi terjadinya abrasi pantai.

“Ini merupakan arahan Kapolri yakni Polri peduli penghijauan, oleh karenanya itu, kami Dit Polairud Polda Sulsel secara khusus menanam bibit mangrove," paparnya.

Dir Polairud menambahkan, selain sebagai program penghijauan dan mencegah abrasi, penanaman pohon Mangrove ini nantinya sebagai tempat berkembangnya ekosistem laut.

“Ekosistem laut akan terjaga, tentunya ini juga akan berguna untuk anak cucu kita kelak," sambungnya.

Dit Polairud menyiapakn 100 Pohon Mangrove yang nantinya akan ditanam di lokasi-lokasi yang membutuhkan Mangrove sebagai penahan abrasi air laut.

“Sebanyak 100 bibit mangrove ditanam. Penanaman pohon Mangrove ini di wilayah Pesisir Pelabuhan Untia Makassar," kunci Dir Polairud.

Mengenai hal tersebut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, menjelaskan, hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem hutan dengan kelompok tumbuhan yang dapat hidup di daerah dengan kadar garam yang tinggi.

"Hutan mangrove sangat berguna bagi lingkungan, diantaranya menvegah intrusi air laut, abrasi dan erosi pantai, sebagai tempat hidup dan sumber makanan sejumlah fauna dan biota laut, menguraikan limbah dan menjaga kestabilan topografi pesisir," tutur Kabid Humas Polda Suslel.

"Selain itu bagi masyarakat sekitar dengan pemanfaatan dan pengelolaan tepat guna dapat berkontribusi dalam ekonomi, seperti pangan, papan serta manfaat kesehatan," kunci Kabid Humas Polda Sulsel. (ril)