Genjot Modernisasi Koperasi Perempuan, Begini Kata Menteri PPPA

BONEPOS.COM, JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengapresiasi upaya Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk melakukan modernisasi pada Koperasi Perempuan.

Menteri Bintang menilai, kehadiran koperasi perempuan sebagai badan usaha yang dikelola perempuan sangat potensial untuk menjadi penggerak bagi pemberdayaan ekonomi perempuan.

“Koperasi perempuan merupakan bagian dari gerakan koperasi yang tumbuh dan berkembang di Indonesia dan berdasarkan data Kementerian UMKM jumlah koperasi perempuan saat ini adalah 10.382 unit. Jumlah yang potensial untuk menjadi salah satu penggerak perekonomian bangsa ini. Khususnya penggerak pemberdayaan ekonomi perempuan,” jelas Menteri PPPA, Bintang Puspayoga saat membuka kegiatan FGD (focus group discussion) Kampung Koperasi Menuju Modernisasi Koperasi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (9/10/2020).

Menteri Bintang menjelaskan, modernisasi koperasi perempuan merupakan sebuah keniscayaan dan kebutuhan pada era ekonomi digital saat ini. Selain karena jumlah yang cukup potensial menjadi sumber penggerak ekonomi rakyat juga sebagai upaya mengubah citra koperasi menjadi sebuah badan usaha yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Hal ini menurut Menteri Bintang berpotensi meningkatkan minat perempuan menjadi pelaku usaha, terutama kelompok milenial.

“Koperasi perempuan yang modern dapat mengundang minat perempuan milenial. Jumlah generasi milenial Indonesia mencapai 88 juta atau 33,75 persen, di mana sekitar separuh jumlahnya adalah perempuan milenial (Data Susenas, 2017). Ciri generasi milenial adalah kreatif, kaya akan ide dan gagasan serta mampu mengkomunikasikannya dengan cemerlang. Mereka juga pribadi yang pandai bersosialisai terutama dalam komunitasnya dan aktif berselancar di media sosial. Inilah potensi milenial yang diharapkan menjadi inovasi perempuan yang dapat meningkatkan peran perempun di bidang perekonomian,” papar Menteri Bintang.

Selanjutnya 1 2