Pandemi Covid-19, UMI Kukuhkan 5 Guru Besar, Ini Daftarnya

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Universitas Muslim Indonesia (UMI) tetap produktif meski di tengah gempuran Corona Virus Desease (Covid-19).

Salah satunya bisa dilihat melalui produktifitas menghasilkan tenaga pengajar berkualifikasi guru besar atau professor.

Dalam waktu dekat, perguruan tinggi swasta terkemuka berakreditasi institusi A pertama di luar pulau Jawa ini akan segera mengukuhkan 5 guru besar sekaligus.

Kelima guru besar tersebut berasal dari Fakultas yang berbeda di UMI, hal ini disampaikan Wakil Rektor I UMI, Dr. Ir. H.Hanafi Ashad MT IPM, saat ditemui diruangan kerjanya, Menara UMI Lt. 9.

Kelima guru besar yang berasal dari kepakaran ilmu yang berbeda itu adalah, Prof Dr Ir Jayadi MP , Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Kemudian, Prof Dr. Mursalim SE, Akt MSi yang tidak lain adalah Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI.

Lalu, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Prof Dr drg Masriadi SKM M.Kes, dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof Dr. Baso Amang SE MSi, serta Prof Dr. Mulyati Pawennei SH MH (Guru Besar Fakultas Hukum).

Untuk jadwal pengukuhan sendiri akan berlangsung pada 3 hari berbeda.

"Prof Mursalim dan Prof Jayadi dikukuhkan pada Jumat 10 Oktober 2020. Kemudian, pada Jumat 16 Oktober akan berlangsung pengukuhan Prof Masriadi," jelas Hanafi Ashad.

Lalu, Sabtu 17 Oktober 2020 dilangsungkan pengukuhan Prof Baso Amang dan Prof Mulyati yang merupakan pasangan suami istri.

Sekadar diketahui, Universitas Muslim Indonesia merupakan penyumbang guru besar terbanyak untuk perguruan tinggi naungan Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo.

Bertambahnya jumlah guru besar di UMI maka tentu bertambah lagi amunisi baru untuk pemenuhan indikator pemeringkatan PT ke depan.

"Insya Allah akan menaikkan posisi UMI dari yang sudah diraih tahun ini di posisi 64 klasterisasi pemeringkatan Perguruan Tinggi SE Indonesia," jelas Hanafi Ashad. (rls)