Indonesia-Iran Kerja Sama Saling Bertukar Praktik Mendukung Pemberdayaan Perempuan

BONEPOS.COM, JAKARTA – Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada sosial ekonomi bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menjelaskan, guna mendorong peningkatan dan pemberdayaan ekonomi perempuan akibat pandemi, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sangat diperlukan.

Makanya, Indonesia dan Iran melakukan kerja sama untuk saling bertukar praktik terbaik dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender melalui TIK.

“Pandemi telah membatasi dunia fisik kita. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital bagi perempuan terutama perempuan prasejahtera sangat diperlukan oleh mereka sehingga mampu beradaptasi dan bertahan dalam situasi ini serta tetap terlindungi,” papar Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam Workshop Virtual Bersama (Iran-Indonesia) tentang Pemberdayaan Perempuan melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Perlindungan Anak di Dunia Maya, Selasa (13/10/2020) melalui daring.

Indonesia dan Iran memiliki kerja sama dan komitmen yang kuat untuk saling mendukung pembangunan dan kemajuan di kedua negara, termasuk dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam situasi pandemi Covid-19.

Sebagai bentuk tindak lanjut atas komitmen tersebut, Indonesia melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melaksanakan workshop bersama Pemerintah Republik Islam Iran melalui Kantor Wakil Presiden Perempuan dan Urusan Keluarga dan Kementerian Teknologi Informasi dan Komunikasi. Workshop digelar mulai 13-14 Oktober 2020.

Selanjutnya 1 2 3