Sasar Lorong, 3 Jurus Sakti ala Deng Ical

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Syamsu Rizal MI atau Deng Ical calon wali kota Makassar nomor urut tiga menyambangi lorong 43 Veteran, Rabu (14/10/2020).

Deng Ical membuka pembicaraan dengan berjanji melanjutkan program yang lama, namun belum berjalan, sesuai kebutuhan dan kondisi daerah.

"Saya berharap mau melanjutkan program yang belum berjalan di sini, saya masih ingat masih punya utang program pembuatan peternakan lele, karena kondisinya di sini cocok," beber Ical dalam sambutannya.

Calon Wali kota Makassar itu menjelaskan mengapa dia mau maju menjadi calon Wali Kota dengan memotivasi masyarakat lorong Jl. Veteran untuk selalu mempunyai harapan dan mimpi yang besar.

"Alasan saya maju menjadi calon, ingin membuktikan kalau tidak harus jadi wali kota Bapaknya punya jabatan, punya banyak uang baru bisa jadi Wali Kota, seperti Jokowi, Presiden Indonesia yang notabene dari kalangan menengah, jadi kalau ada mimpi beserta jangan cepat putus asa. Siapa saja bisa jadi apa saja mempunyai ambisi jadi wali kota," ujar Ical.

Pasangan berjargon Dilan ini, mempunyai 3 program yang akan menjadi janji ketika menjadi Wali Kota nanti.

"100 hari pertama akan mereformasi pejabat, tidak merasa hebat dari yang lain dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Makassar selalu banjir manajemen air/peta air/peta kontur/peta ketinggian yang menjadi program mengatasi banjir. Yang paling utama penyatuan data, penyaluran bantuan sesuai kebutuhan," beber calon nomor urut 3.

Masyarakat setempat bernama Rusli berharap ada tindakan untuk mengatasi perkelahian anak-anak muda yang masih sering terjadi.

"Saya berharap adanya program yang mengatasi perang antar kelompok anak remaja di sekitar sini, mungkin lewat tindakan pengelolaan rumah ibadah," ujar Rusli kepada Deng Ical.

Ical menjawab, kemajemukan menjadi hal dasar menjadi sebab perang antar kelompok.

"Kota ini majemuk, suku beragam, jangan ada yg merasa tidak diperhatikan di kota ini. Kita punya program untuk RT/RW yang bisa digunakan untuk memfasilitasi keberagaman beragama," jawabnya.

Tim Dilan juga menegaskan jika tidak terpengaruh hasil survei dari kelompok survei yang tak dapat dipercaya dari latar belakangnya.

Dalam menutup kampanye itu, Ical menambahkan program 1 Dokter 1 RW untuk membantu masyarakat dalam kebutuhan kesehatan. (war/ril)