Absen Panjang, Marc Marquez Terganggu Karena Cedera?

Marc Marquez

BONEPOS.COM - Marc Marquez melewati MotoGP 2020 dengan cedera lengan kanan. Marc pun harus alpha dari sekian banyaknya pertandingan musim ini

Pebalap Repsol Honda itu sampai saat ini masih menjalani pemulihan. Kecelakaan yang dialaminya di seri pertama di Jerez berbuntut panjang. Karena terburu-buru ingin comeback setelah operasi pertama, pelat di tangannya rusak sehingga harus naik meja bedah untuk kedua kali.

Sampai saat ini belum bisa dipastikan kapan Marquez bisa balapan lagi di musim ini sekalipun diprediksi pada November mendatang. Namun yang jelas Marquez mesti dalam kondisi 100 persen baru akan mendapatkan lampu hijau.

Kini muncul pertanyaan bagaimana pebalap asal Cervera itu akan melakoni balapannya setelah cedera parah yang dideritanya. Soalnya selama ini Marc Marquez selalu tampil agresif di setiap balapan.

Legenda MotoGP Mick Doohan berpendapat Marquez tidak akan berubah di atas lintasan balap nanti. Marquez memiliki mentalitas yang sangat kuat.

"Saya juga pernah melakukan hal serupa di masa lalu. Saya terlalu memaksakan diri dengan kaki saya pada 1999 untuk comeback terlalu cepat. Kemudian saya mematahkan seluruh sekrup-sekrup di pelat dan kaki saya remuk. Itu juga alasannya pensiun," ungkap Doohan kepada Motogp.com.

"Sebagai seorang pebalap Anda selalu harus menatap tujuan Anda berikutnya, dan untuk dia tujuannya adalah kembali secepat mungkin. Dari sudut pandang mental, dia tetap akan menjadi Marc, dia cuma harus melupakan cedera fisiknya. Dia akan tangguh. Dia akan kembali menang lagi dan merebut titel-titel juara dunia."

"Sebuah cedera tidak akan terlalu mengubah cara Anda mendekati balapan. Kami semua tahu - kami sebagai pebalap - bahwa cedera bisa terjadi. Ini adalah sesuatu yang Anda harus terima bahkan sebelum Anda menunggangi motor. Dan ketika Anda cedera, Anda berusa memahami mengapa hal itu terjadi dan seberapa lama pemulihannya sebelum comeback."

"Sayang sekali Marc mesti absen lebih lama. Namun, dia sudah mengatasinya dari sisi psikologis jadi itu pada dasarnya hanya tentang: kapan aku bisa kembali dan mulai menampilkan level terbaikku lagi," simpul Doohan tentang Marc Marquez.