Tiga Pria Kedapatan Berbuat Terlarang di Sinjai, Ada Warga Bone

BONEPOS.COM, SINJAI - Satresnarkoba Polres Sinjai yang dipimpin Kasat Narkoba Iptu Hanny Williem berhasil mengamankan 3 pelaku penyalahgunaan narkotika, Selasa (13/10/2020).

Iptu Hanny menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bila di salah satu ruko di Jalan Petta Ponggawae, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, kerap terjadi hal-hal mencurigakan.

Dimana informasinya sering terjadi transaksi penyalahgunaan narkoba jenis sabu, sehingga anggota Opsnal langsung menindaklanjuti informasi tersebut dan melakukan pemantauan atau penyelidikan terhadap salah satu ruko yang dicurigai tersebut.

"Alhasil, kita berhasil mengamankan LH (26) dengan barang bukti 1 saset sabu ukuran kecil yang tersimpan dalam plastik klip bening dengan berat 0,32 gram. Pelaku mengaku kalau barang tersebut diperoleh dari AR," beber Hanny saat ngopi bareng dengan jajaran pengurus AJOI Sinjai di Warkop 189, Rabu (14/10/2020).

Selanjutnya, personel Satuan Narkoba Polres Sinjai melakukan pengembangan dan mengamankan juga AR (36) bersama barang bukti 1 buah bong (alat hisap shabu) lengkap dengan pipet dan pirex kaca yang di dalamnya berisi sabu, 1 buah pipet putih bentuk sendok, 2 buah korek api gas, 1 buah plastik bening kosong dan 1 buah sumbu kompor sabu.

"Tidak berhenti di situ, kita (polisi, red) melanjutkan penjajakan dan berhasil lagi mengamankan pelaku lainnya yakni AE (45) warga Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone bersama barang bukti 1 unit handphone merk Vivo warna hitam, yang pelaku akui bahwa handphone tersebut digunakan untuk menghubungi AR sebelum melakukan transaksi jual beli sabu.

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, 3 pelaku berikut barang bukti yang ditemukan langsung dibawa ke Mapolres Sinjai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terang mantan Kanit Resnarkoba Polsek Tanete Riattang, Polres Bone ini.

Sementara itu, Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan turut membenarkan penangkapan 3 pelaku penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya tersebut.

Dengan kejadian tersebut, disampaikan imbauan ke publik khususnya yang berada di wilayah hukum Polres Sinjai, untuk bersama-sama memerangi peredaran gelap narkotika di lingkungannya, kerena pengaruhnya sangat berdampak dan akan merusak generasi penerus bangsa Indonesia ini.

"Untuk menghindari pengaruh narkoba, bisa mengisi dengan kegiatan-kegiatan positif di lingkungan masing-masing. Seperti, pengajian bagi umat Muslim dan kegiatan positif lainnya, karena kami akan menindak tegas tanpa tebang pilih terhadap para pelakunya," tegasnya. (fan/ril)