Mengaku Resmob, Ambil Paksa Mayat di RS Awal Bros Makassar

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Jajaran Resmob Polda Sulsel telah mengamankan diduga pelaku provokator pengambilan jenazah Covid-19 secara paksa di RS Awal Bros Makassar. Yakni DA (20) dan DO (28).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widjanarko membenarkan, bila jajarannya telah mengamankan pelaku pengambilan paksa jenazah Covid-19, Kamis (15/10/2020).

Kombes Pol Didik melanjutkan, kronologis kejadian diketahui pada Sabtu (15/10/2020) sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan hasil lidik anggota Resmob Polda Sulsel, diduga pelaku pengambilan paksa sedang berada di Jl. Urip Sumoharjo depan kantor DPRD Kota Makassar.

"Anggota langsung menuju tempat yang dimaksud dan berhasil mengamankan terduga pelaku provokator pengambilan paksa jenazah. Kemudian dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk diinterogasi lebih lanjut," beber Kombes Pol Didik.

Saat melakukan penangkapan, anggota Resmob juga mengamankan barang bukti berupa satu lemabr pakaian yang bertuliskan resmob, satu lembar KTA( T.S.H.C ) Toddopuli Shooting & Hunting club, serta satu unit HP.

Saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, dari hasil interogasi benar, bila pelaku DA membenarkan telah memprovokasi keluarga jenazah Covid-19 untuk mengambil paksa jenazah yang berada di RS Awal Bros untuk dipulangkan ke rumah duka dan DO membenarkan telah mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Resmob Polda Sulsel.

Menurut pengakuan DO, baju yang dipakai bertuliskan resmob di berikan oleh WI yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel.

Selanjutnya Anggota Resmob Polda Sulsel berkoordinasi dengan Penyidik Ditreskrimum Polda Sulsel untuk pemeriksaan lebih lanjut. (rls)