Rapat Kerja DPRD, Oknum Legislator Bone Disebut Nikmati BPNT

BONEPOS.COM, BONE - Polemik Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Bone hingga hari ini masih terus berlanjut. Kali ini, sudah sampai di DPRD Bone.

Komisi IV DPRD Bone yang merupakan mitra Dinas Sosial telah menggelar Rapat Kerja terkait persoalan BPNT.

Rapat tersebut dilakukan setelah adanya anggota Komisi IV yang disebut-sebut mencari keuntungan dalam penyaluran BPNT di Bone.

Sebelumnya salah satu oknum pegawai di kantor Dinas Sosial Kabupaten Bone yang menjabat sebagai Kepala Bidang menyebut bahwa ada anggota DPRD dari Komisi IV yang juga terlibat mencari keuntungan dengan cara mengusulkan Suplier.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi IV DPRD Bone Andi Ryad Padjalangi langsung melakukan Rapat Kerja dengan semua pihak terkait lantaran geram atas tuduhan tersebut.

"Pernyataan oknum pegawai Dissos tersebut harus diklarifikasi, apalagi sudah membawa nama intansi DPRD Bone," geram Andi Ryad.

Lanjut, Andi Ryad pun ingin meminta kepada yang bersangkutan untuk mengatakan apa dasarnya sehingga menuding adanya anggota Komisi IV yang disebut juga ikut mencari keuntungan di dalamnya.

"Jika memang benar adanya sebut nama karena ada 10 orang di Komisi IV, saya menunggu klarifikasinya Pak Kabid jika tidak ada niat baik saya akan membuat laporan ke Polres Bone," tegasnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi IV Andi Muh. Salam yang juga disebut menikmati penyaluran BPNT membantah tudingan tersebut.

"Dua suplier yang ditunjuk itu saya tidak kenal sama sekali, apalagi sampai menikmatinya," beber Andi Muh. Salam.

Tidak hanya dia, Andi Akhiruddin Anggota Komisi IV juga ikut disebut namanya yang mengendalikan Dissos dalam penyaluran BPNT di Bone.

"Saya dituding bahwa sayalah otaknya yang mengendalikan Dinas Sosial, saya tidak pernah melakukan itu bahkan saya tidak pernah mengintervensi Dinas Sosial, kalau saya disebut mengendalikan silahkan dilaporkan," tegas Andi Akhiruddin.

"Saya meminta kepada Pak Kadis agar oknum pegawai tersebut memberikan klarifikasi," lanjutnya.

Kepala Dinas Sosial Andi Promal Pawi dalam rapat tersebut mengatakan bahwa dirinya juga kaget atas ulah oknum pegawainya tersebut.

Promal berujar, sudah menghubungi kabidnya untuk ikut dalam rapat namun tidak direspons.

"Saya sudah menghubungi dia (Kabid, red) untuk ikut rapat, namun tidak direspons, saya telepon tidak diangkat, dichat juga tidak dibalas," sebut Andi Promal.

Lanjut kata Promal, Kabidnya ini sudah jarang masuk kantor dan sudah hampir sebulan tidak pernah ketemu, yang bersangkutan sudah menjelang pensiun. (her/ril)