BPJS Kesehatan Klaim Indeks Kepuasan Masyarakat Capai 88 Persen, Ini Alasannya

BONEPOS.COM, SINJAI - Demi mengoptimalkan pelayanan kesehatan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Sinjai melakukan sosialisasi pada peserta badan usaha tentang regulasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang digelar secara online di Aula Pertemuan Hotel Sanjaya, Senin (19/10/2020).

Tema dalam sosialisasi tersebut, "Dapat Perlindungan, Saling Gotong Royong dan Patuh sebagai Warga Negara Indonesia", yang diikuti 25 peserta dari badan usaha dan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Kepala BPJS Sinjai, Achmad Saleh mengatakan, hari ini sebenarnya pertemuan rutin yang dilaksanakan dengan badan usaha, karena situasi pandemi Covid-19 sehingga dilaksanakan secara terpusat melalui online.

"Sehat, seimbang dan senang merupakan materi yang kita lampirkan berbeda dengan sebelumnya. Untuk materi kali ini yakni materi bisnis dan kesehatan dan inilah warna baru yang ingin kita sosialisasikan kepada badan usaha kita," jelasnya.

Seiring perubahan dari regulasi pemerintah segmen PPU badan usaha di masa pandemi covid-19 dijadikan fokus dalam hal ekonomi, sehingga mereka harus sehat, produktif sehingga memberikan kontribusi pada negara.

Bagaimana badan usaha memberikan situasi dalam kondisi bekerja seluruh pegawai untuk menjaga kebugaran agar sehat, jadi dalam bekerja tetap seimbang, beban kerja dapat seimbang dengan kesehatan di masa pandemi sekarang ini.

"Salah satu program BPJS kesehatan yakni BPJS siap membantu (satu), merupakan program kepesertaan BPJS yang bertempat di RSUD Sinjai bagi warga yang mengalami masalah kepesertaan dan pelayanan khusus di Sinjai," ujarnya.

"Khususnya indeks kepuasan masyarakat BPJS cabang Bone itu sebesar 88 persen, telah melebihi target yang semula ditargetkan 85 persen, dan survey ini dilakukan oleh pihak ketiga. Dan tahun ini kita harapkan lebih meningkat," sambungnya.

Adapun pemateri BPJS Kesehatan secara offline yaitu, Deputi direktur kepesertaan, Ade Rai dan Mark plus. (fan/ril)