Punya Keahlian Hipnotis, IRT Maros Gasak Uang dan Perhiasan di Makassar

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Berdasarkan Laporan Pengaduan nomor: Laporan Aduan/1300/XII/2019/SPKT/Restabes Makassar/Sek Tamalanrea, 6 Desember 2019, Jajaran Resmob Polda Sulsel menciduk pelaku hipnotis yang dilakukan seorang IRT, NU (49) alamat Jl Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

Direktur Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widjanarko, membeberkan, jajarannya telah menangkap pelaku hipnotis, Senin (19/10/2020).

Kombes Pol Didik melanjutkan, kronologi kejadian diketahui pada Sabtu, 17 Oktober 2020, sekitar pukul 01.00 Wita.

Berdasarkan hasil lidik anggota Resmob Polda Sulsel bahwa diduga pelaku sedang berada di Jl Poros Asrama Haji, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

"Anggota langsung menuju tempat yang dimaksud dan berhasil mengamankan pelaku. Kemudian dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk diinterogasi lebih lanjut," kata Kombes Pol Didik.

Saat melakukan penangkapan anggota Resmob juga mengamankan barang bukti berupa HP warna hitam (pribadi), HP warna biru (pribadi), KTP dan kartu-kartu lainnya (pribadi).

Saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, dari hasil interogasi bahwa benar NU mengakui telah melakukan aksi hipnotis di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar dengan cara mendekati korban yg sedang berdiri dan mengajak korban untuk berbicara dan berhasil mengambil uang dan perhiasan milik korban.

Selanjutnya Anggota Resmob Polda Sulsel berkoordinasi dengan Polsek Tamalanrea untuk penyerahan tersangka dan barang bukti. (pol)