Kasihan, Usai Antar Barang, Kurir di Bone Dapat Bogem Mentah

BONEPOS.COM, BONE - Seorang pemuda bernama Andika Syafril (25) yang bekerja sebagai Jasa Pengantaran (kurir) bernasib apes, Rabu malam (21/10/2020).

Bukan tanpa sebab, Andika dianiaya seorang pemuda yang ia tidak kenal pada saat dia mengantarkan barang ke rumah pemesan.

Namun setelah mengantarkan pesanan ke pemiliknya, korban yang hendak pulang kemudian tiba-tiba dicegat oleh pelaku dan kemudian langsung dipukuli oleh pelaku.

Merasa keberatan dengan perlakuan pelaku yang telah menganiaya tanpa sebab, Andika pun langsung melaporkan kejadiann ini ke Mapolsek Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang Iptu Samson yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

Dikatakan Samson, pihaknya sudah menerima laporannya dan sementara melakukan penyelidikan.

"Iya korban datang melapor tadi malam di kantor, dan kami sudah memintai keterangan dari saksi-saksi, selanjutnya kami arahkan untuk melakukan visum sambil kami melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Samson, Rabu (22/10/2020).

Lanjut kata Samson, dari pengakuan korban, korban sedang mengantarkan pesanan minuman dingin dan makanan ringan ke rumah pemesan.

Saat setelah mengantarkan pesanan tersebut, korban hendak pulang namun tiba-tiba pelaku datang dan langsung memukul korban dengan cara meninju korban pada bagian mata sehingga mengalami bengkak.

"Dari pengakuan korban, dia mengakui kalau dirinya tidak memiliki masalah apapun dengan pelaku," tambah Samson.

Saat ini kasus penganiayaan tersebut sementara masih ditangani oleh Polsek Tanete Riattang. (her/ril)