Cerita Polisi Kembar di Bulukumba Kompak Jadi Dai

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Ada banyak cara bisa dilakukan seorang anggota Polri untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. Bisa dengan bertemu dan bertatap muka, sudah menghilangkan pembatas antara Polri dengan masyarakat.

Diketahui, Polri bertugas menciptakan suasana kondusif dalam masyarakat salah satunya, turut memberikan pesan keagamaan di tengah masyarakat dengan menjadi seorang Khatib .

Maka untuk mewujudkan hal tersebut, Kepercayaan Lembaga Dakwah terhadap anggota Polri menjadi sangat dibutuhkan guna tercapainya Kamtibmas yang aman.

Sebagaimana yang telah dilakukan beberapa anggota Polri ini yang telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk menjadi Dai-dai yang mempunyai kemampuan dalam menyampaikan ajakan kepada umat Islam untuk bisa sama-sama mewujudkan lingkungan beragama yang aman dan nyaman dan dalam hal Kamtibmas.

Seperti Ipda Rahmat Kurniawan dan Ipda Rahmat Kurniansyah anggota Polres Bulukumba yang telah menjadi Dai tetap Lembaga Dakwah Wahdah Islamiyah Kabupaten Bulukumba.

Putra kembar AKBP (Purn) Haji Muh Arfah. Saudara kembar yang aktif di Wahdah Islamiah itu selain dikenal sebagai sosok Dai juga menjadi penggagas pembangunan Pondok Tahfiz Bhayangkara di Dusun Tabbuakang, Desa Kahayya, Kecamatan Kindang, Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Demikian pula AKP Harijadi T Kasubbag Rehabpers Bid Propam Polda Sulsel yang telah mendapat kepercayaan sebagai Dai dari berbagai Masjid di Kota Makassar, salah satunya masyarakat dan Panitian Masjid Nurul Aqsa Komplek Perumahan Griya Athira Permai

Ditemui di tempat terpisah terkait hal itu, Kabid Humas Polda Sulsel menjelaskan Institusi Polri merasa bangga dan memberikan apresiasi atas kemajuan Para anggota Polri yang berada di kewilayan yang tampil memberikan khutbah Jumat.

"Ini peningkatan yang luar biasa, karena tidak lazim seorang anggota Polri tampil memberikan khutbah Jumat," jelas Kabid Humas.

Dia menyebut hal tersebut disambut dengan baik pihak kepolisian, karena sejalan dengan salah satu tujuan dari kepolisian.

Diakuinya Kepolisian bersama dengan para ulama dan elemen masyarakat mempunyai tanggung jawab untuk bisa mewujudkan lingkungan masyarakat yang kondusif.

"Ya di setiap kesempatan anggota Polri mesti harus bersentuhan langsung dan menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat, pesan yang kita sampaikan dikemas melalui pendekatan serta komunikasi dan silaturahmi, seperti harapan kita bersama hal tersebut guna menjaga wilayah kita selalu dalam keadaan aman, nyaman dan kondusif," tutur Ibrahim. (rls)