Kemenkes “Suntik” RSUD Sinjai Rp38 Miliar, Ini Peruntukannya

BONEPOS.COM, SINJAI - Pihak RSUD Kabupaten Sinjai terus melakukan upaya peningkatan pelayanan, salah satunya yang dilakukan adalah dibangunnya tiga paket fasilitas bangunan pelayanan yakni gedung rawat jalan, farmasi, dan rawat inap.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD Sinjai, Andi Ariany Djalil yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/10/2020).

Andi Ariany mengatakan, di RSUD itu selain standar pelayanan terkait SOP, ada juga standar fasilitas menyangkut fasilitas bangunan dan peralatan yang digunakan.

Aturan ini hampir setiap tahun ada revisi dari Kementerian kesehatan yang harus diikuti.

Selanjutnya, untuk penilaian mutu rumah sakit yaitu melalui akreditasi yang jumlah elemen penilaiannya sebanyak 1.000 lebih, termasuk penyesuaian penilaian standar bangunan.

"Alhamdulillah, kami bersyukur karena adanya dukungan dari pihak Kementerian Kesehatan yang menggelontorkan dana melalui dana alokasi khusus dalam pembangunan tiga paket bangunan pelayanan ini, yang jumlah total anggarannya kurang lebih Rp38 miliar," sebutnya.

"Sedangkan progres pembangunannya sekarang kurang lebih 60 persen dan mudah-mudahan cepat selesai tepat waktu dari target penyelesaian hingga petengahan bulan Desember tahun ini," sambungnya.

Andi Ariany menambahkan, terkait dengan pengembangan di RSUD, pembangunan merupakan kaharusan, baik pelayanan maupun peralatan itu harus bertumbuh. Update ilmu harus diikuti dengan peralatan.

"Mengapa pembangunan ini menjadi prioritas, karena untuk pembangunan rawat jalan khususnya saat ini pasien meningkat, yang jumlahnya hampir 30 persen itu dari luar kabupaten, seperti dari kabupaten tetangga," ungkapnya. (fan/ril)