Positif Narkoba, Tenaga Kontrak Satpol PP Bone Diputus

BONEPOS.COM, BONE - Sebanyak 494 Tenaga Kontrak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bone mengikuti tes urine bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone.  

Hal itu dilakukan untuk perpanjangan kontrak kerja bagi Tenaga Kontrak Satpol-PP Kabupaten Bone, tahun 2021

Perpanjang Kontrak bagi 494 personel Satpol PP menjalani tes urine terlebih dahulu sebagai syarat menjadi tenaga kontrak di Satpol PP. Yakni harus bersih dari narkoba.

Kasatpol PP Kabupaten Bone, Andi Akbar menjelaskan, tes urine terhadap Tenaga Kontrak yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone, khususnya di Satpol-PP wajib dilakukan

“Kami mengadakan kegiatan ini setiap tahun, karena kita mengevaluasi tenaga kontrak kita banyak masuk. Karena Satpol-PP ini pasukan, kemudian orangnya banyak. Tes urine ini juga merupakan salah satu upaya pencegahan dini terhadap penggunaan narkoba,” tegas A. Akbar , Rabu (11/111/2020).

Tes urine ini merupakan salah satu syarat untuk perpanjangan kontrak kerja di Satpol-PP. Jika ada yang terindikasi Narkotika, maka kontrak perpanjangan bagi personel tidak dilanjutkan.

“Mereka akan berhenti, tidak akan dilakukan surat keputusan (SK) Perpanjangan kontrak 2021,” ungkapnya.

“Saat ini Tenaga Kontrak yang kami prioritaskan, terkait perpanjangan kontrak. Sedangkan biaya tes urine akan dibebankan kepada masing-masing tenaga Kontrak. Kami juga telah bekerjasama dengan BNNK dengan biaya lebih murah,” paparnya.

Ia berharap anggota Satpol PP bersih dari narkoba, mengingat tugas dari Satpol PP itu yang harus melakukan penegakan peraturan daerah (perda) dan lainnya.

“Ibarat kalau mau membersihkan, harus bersih juga, sehingga anggota Satpol-PP harus bersih,” kuncinya. (ril)