Polisi Kepung Lokasi Judi Sabung Ayam di Tana Toraja, Pelaku Kocar-kacir – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Polisi Kepung Lokasi Judi Sabung Ayam di Tana Toraja, Pelaku Kocar-kacir

  • Bagikan

BONEPOS.COM, TANA TORAJA – Arena judi sabung ayam kembali digeruduk personel Polres Tana Toraja, Sabtu (14/11/2020).

Aksi penggerebakan berlokasi di kampung Tondok Soro’, Kelurahan Bebo, Kecamatan Sangalla Utara.

Dari operasi ini, aparat kepolisian berhasil mengamankan 6 orang terduga pelaku judi ayam.

Selain menciduk 6 orang terduga pelaku, polisi juga mengamankan 6 unit kendaraan.

Pemberantasan penyakit masyarakat ini di pimpin langsung Ipda Iskandar A, dengan melibatkan personel Resmob Polres Tator, Sat Sabhara, piket fungsi, dan personil Polsek Sangalla, serta mengikutkan salah satu anggota propam Polres Tana Toraja, Bripka Asman.

Informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian menjelaskan, penggerebekan lokasi judi sabung ayam ini berlangsung pada pukul 16.30 Wita.

Baca Juga  Operasi Yustisi Tana Toraja, Sasar Pelaku Usaha

Saat ini, 6 orang terduga pelaku judi sabung beserta 6 unit kendaraan roda dua diamankan di Mapolres Tana Toraja guna kepentingan proses selanjutnya.

Perlu diketahui, sebelumnya aparat Polres Tana Toraja juga telah menggerebek satu lokasi judi sabung ayam di Kalamindan, Kelurahan Lamunan, Kecamatan Makale, saat itu aparat mengamankan 20 unit kendaraan roda dua yang ditinggal kabur pemiliknya yang diduga adalah para penjudi sabung ayam.

Terkait dengan upaya kepolisian memberantas penyakit masyarakat Judi Sabung Ayam, Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP. Jon Paerunan mengingatkan segenap warga untuk tidak melakukan judi sabung ayam.

Baca Juga  Aksi Kejar-kejaran di Arena Perjudian Sabung Ayam di Bulukumba

“Kami ingatkan kembali, tak ada ruang dan toleransi terhadap perilaku judi sabung ayam, itu sudah ditegaskan oleh Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu. Jadi kami imbau dan sekaligus ingatkan kepada segenap warga yang masih senang dan hobi berjudi sabung ayam, agar menghentikan hob
bi itu, kami tidak akan segan lagi menindak dan melanjutkannya hingga ke peradilan, demi terwujudnya masyarakat Toraja yang bermartabat,” tegas Jon Paerunan. (rls)

  • Bagikan