Kerja Keras AAP Perjuangkan Kepentingan Petani di Pusat, Ini Bukti Hasilnya

BONEPOS.COM, BONE - Kepedulian Legislator asal Sulawesi Selatan II, Andi Akmal Pasluddin (AAP) terhadap petani, begitu tinggi.

Hal itu kembali dibuktikan dengan menyerahkan bantuan berupa alat mesin pertanian untuk petani di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kali ini, jenis Alsintan yang AAP salurkan berupa Power Thresher (mesin perontok jagung), mesin pompa air, dan instalasi perpipaan untuk irigasi tersier.

Semangat Anggota DPR RI kelahiran Bone ini tidak pernah putus. Tidak mengenal masa sidang atau masa reses, AAP terjun dan menyapa petani di lapangan secara terus-menerus. Mendengarkan keluhan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat di pusat.

Setiap pertemuan yang dilakukan AAP bertemu masyarakat setidaknya membawa dua tujuan sekaligus, yakni menyerahkan bantuan yang Ia advokasi dari program pemerintah, juga sekaligus menyerap aspirasi kebutuhan masyarakat yang mendasar untuk melangsungkan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Saya sangat antusias ketika masyarakat dapat mengalami peningkatan kebahagiaan akibat kontribusi yang saya lakukan. Ini menjadi indikator kinerja kami di Fraksi PKS dalam bekerja selain fungsi legislasi, anggaran, pengawasan yang menjadi tugas Pokok sebagai anggota DPR," beber Akmal.

Akmal berpesan kepada masyarakat Bone, termasuk pada relawan dan tim yang selalu mendampinginya, untuk selalu bekerjasama dan saling memberi masukan dalam setiap kegiatan bermasyarakat terutama di kabupaten Bone.

Alat mesin pertanian ini, kata AAP, hanya sarana saja untuk mempermudah para petani dalam menjalankan aktivitasnya sebagai petani mulai dari persiapan produksi hingga pasca panen.

Akmal meminta agar adanya mesin ini lebih mempersatukan tiap individu petani dalam kelompok-kelompoknya. Segala sumber konflik akibat penggunaan alat sedapat mungkin dapat dihindari.

"Semoga alat mesin pertanian ini dapat bermanfaat, dan untuk kelompok-kelompok tani yang aktif semoga di lain kesempatan dapat menerima bantuan-bantuan berikutnya yang masih dalam proses pengajuan," kunci Andi Akmal Pasluddin. (ril)