Pj Wali Kota Makassar Tegas: KTP-el Dibagikan di Kecamatan – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Pj Wali Kota Makassar Tegas: KTP-el Dibagikan di Kecamatan

  • Bagikan

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Mengawali kunjungan kerjanya di Kecamatan Panakakukang dan Biringkanayya, Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamalauddin langsung berdialog dengan warga tentang pelayanan yang diterima saat mengurus kartu keluarga dan KTP-el.

Kunjungan kerja Prof Rudy di kecamatan Panakukang dan Biringkanayya dimaksudkan selain untuk bersilaturahmi dengan segenap unsur pemerintahan di kecamatan, sekaligus memastikan pelayanan dan pengambilan KTP yang selama ini terpusat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Makassar sudah kembali lagi di kantor kecamatan.

“Hal ini kita lakukan agar warga masyarakat tidak lagi datang untuk antre, sehingga menimbulkan kerumunan orang banyak sampai sampai berjubel hanya untuk mengambil KTP-elnya saja,” sebut Rudy saat berada di kantor Kecamatan Biringkanayya, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga  Kampanye Pj Wali Kota Berorientasi Cinta Lingkungan, Begini Isinya

Menurut Prof. Rudy saat dirinya berkunjung ke kantor Discapil Makassar untuk melihat bagaimana pelayanan KTP-el, banyak keluhan warga yang diterimanya, mereka kesulitan untuk datang mengurus surat-surat kependudukannya di karenakan jarak ke kantor Disdukcapil jauh dengan cakupan seluruh wilayah kota Makassar yang begitu luas.

“Kemarin saya berkunjung ke Discapil untuk melihat-melihat pelayanan di sana, ternyata ada penumpukan warga, karena mereka harus antre mengambil KTP-el, setelah kemarin kita rapat bersama para camat, kepala dinas, dan berkonsultasi ke Dirjen, akhirnya diputuskan, pembagian KTP-el dikembalikan lagi ke kecamatan supaya warga tidak lagi antre mengambil KTP-nya,” papar Rudy.

Masih kata Rudy, sebelumnya pelayanan KTP-el di Makassar hanya ada di dua tempat, yakni di kantor Dukcapil dan PTSP yang berada di Balaikota.

Baca Juga  Astaga, Perempuan di Makassar Lempar Kitab Suci

“Bayangkan dari seluruh wilayah Makassar, cuma ada dua pengambilan KTP-el yakni di dukcapil dengan di PTSP, sekarang cukup di kecamatan saja dan tidak ada aktifitasi lagi, karena datanya sudah online, kalau bisa kita mudahkan pelayanan, kenapa kita tidak mudahkan,” tegas Prof. Rudy.

Prof. Rudy berharap, selanjutnya pengambilan KTP-el yang sudah jadi, tidak hanya dilakukan di kantor kecamatan saja, namun bisa juga diambil di kantor kelurahan dimana tempat tinggal warganya.

“Jika perlu warga yang KTP-el sudah jadi, tidak usah datang ke kantor camat atau kelurahan KTP-elnya dapat diantarkan langsung ke rumah warga yang bersangkutan,” tandasnya. (ril)

  • Bagikan