Demi 419 Petugas Keagamaan di Sinjai, Bupati Gelontorkan Rp5,7 Miliar

BONEPOS.COM, SINJAI - Kebijakan pemerintah daerah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dibawa kepemimpinan Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa dan Wakil Bupati Sinjai Andi Kartini Ottong terkait pemberian insentif bagi petugas keagamaan di Bumi Panrita Kitta, akhirnya terealisasi.

Setelah dalam kurun waktu dua tahun yang tentunya memberikan dampak positif bagi penerima insentif, akhirnya dilakukan penyaluran, Rabu (2/12/2020).

Terbukti, di saat kondisi ekonomi tergerus akibat virus Corona yang masih mewabah hingga sekarang ini, pemerintah daerah Kabupaten Sinjai tetap memberikan perhatian serius dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,7 miliar untuk dana insentif untuk petugas keagamaan.

Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai, Mukhlis Isma menjelaskan, pemberian insentif ini merupakan bentuk perhatian serta komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai terhadap kesejahteran para pemuka agama, dan penyalurannya ini memasuki triwulan ketiga.

"Ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mensejahterakan para petugas keagamaan yang memiliki tugas mulia," kata Mukhlis usai menyerahkan bantuan.

Petugas keagamaan yang menerima insentif, Mukhlis menyebutkan, jumlahnya sebanyak 419 orang, terdiri dari 118 guru mengaji, 100 imam masjid, 89 petugas riayah, 89 muadzin, 22 penyelenggara jenazah dan 1 petugas penjaga makam.

Mukhlis berharap insentif tersebut dapat bermanfaat. Apalagi guru mengaji yang senantiasa mengajarkan dan mendidik generasi Qurani.

"Mudah-mudahan bermanfaat dan tetap terus mengajarkan anak-anak kita untuk mengaji, agar bisa membangun karakter sehingga menjadikan anak-anak kita yang mempunya budi pekerti yang tinggi," harapnya.

Mantan Kepala Dinas Sosial Sinjai ini menambahkan, selama masa pemerintahan Bupati Sinjai dan Wakil Bupati Sinjai sekarang ini jumlah insentif yang diterima petugas keagamaan mengalami kenaikan demikian juga jumlah penerima. (fan/ril)