Wagub Evaluasi Sistem Rujukan Emergency RS, Ini Tanggapan Komisi D – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Wagub Evaluasi Sistem Rujukan Emergency RS, Ini Tanggapan Komisi D

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BULUKUMBA – Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyikapi kasus kematian perempuan hamil yang ditolak beberapa RS beberapa waktu lalu.

Hal ini dibahas, dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pelayanan Kesehatan Rujukan Ibu hamil bersama beberapa pimpinan rumah sakit yang terlibat dalam kronologi kejadian.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan secara virtual, Wagub meminta keterangan rumah sakit dan menegaskan, Rapat koordinasi ini untuk mengetahui dan mencari kelemahan sistem yang ada saat ini dan mencari solusi.

“Pertemuan ini untuk mengetahui kronologi sebagai awal inspektorat berangkat untuk melakukan investigasi. Juga sekaligus untuk mencari solusi, sebab kejadian telah terjadi berulang. Kita mencoba untuk mengevaluasi sistem pelayanan kesehatan kita khususnya dalam hal rujukan dari rumah sakit daerah,” ungkap Andi Sudirman, Rabu (16/12/2020).

Pada kesempatan ini pula, Wagub memberikan solusi yang dapat menjadi pedoman pelayanan Ibu hamil di tengah kondisi pandemi.

Baca Juga  Natal di Rumah, Warga Bulukumba Rasakan Hal Ini

Andi Sudirman juga menegaskan, untuk kasus yang bersifat darurat tidak pernah mengenal surat rujukan.

“Saya tidak paham ketika ada kasus emergency itu mengancam nyawa tapi diminta surat rujukan, saya tidak paham ketika ada kasus emergency lalu ditolak karena tidak mempunyai rujukan. Emergency adalah darurat yang harus memiliki pengecualian di setiap regulasi normal. Emergency kita sudah memiliki sistem, segera benahi celah sistem ini,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba, Komisi D dari Fraksi PKB. Andi Soraya Widyasari mengaku sepakat dengan hasil evaluasi Gubernur Sulsel. Bahwa sistem rujukan harus ada perbaikan. Karena menurutnya, Sisrute yang dipakai saat ini masih banyak kekurangan.

“Apalagi untuk pasien Emergency, harusnya tidak perlu melalui sisrute lagi, bisa otomatis diterima di RS manapun,” kata perempuan yang identik dengan kacamatanya saat dikonfirmasi Boneposcom, Kamis (17/12/2020).

Baca Juga  Formap KIA Kecam Pihak RSUD Bulukumba, Wajib Lakukan Evaluasi

Meski belum ada rekomendasi yang bisa diajukan. Namun pihaknya akan membicarakan dengan Ketua Komisi D yang bermitra dengan pihak RS dan Dinas terkait akan segera mengambil langkah tegas untuk melakukan evaluasi dengan mengajak pihak RS dan Dinas untuk duduk bersama membicarakan masalah ini.

Apalagi menurut Soraya sapaan akrabnya, kasus ini sudah kerap terjadi. “In syaa Allah dalam waktu dekat ini saya akan adakan temu konstituen terkait hal ini, untuk meminta masukan masyarakat mengenai kasus lematian ibu dan anak, kesehatan ibu dan anak khusunya, ini akan menjadi fokus kami dari Fraksi PKB ke depannya,” tuturnya. (kia/ril)

  • Bagikan