Rahasia Tepuk Tangan, Benarkah? – Laman 2 – Bonepos.com – Informasi Berita Terkini Sulsel

Rahasia Tepuk Tangan, Benarkah?

  • Bagikan
Bahtiar Parenrengi

Di berbagai acara dialog, saya sering mengajak peserta dialog untuk bertepuk tangan. Tak hanya di akhir acara. Tapi di awal acara.

Bertepuk tangan di awal acara tentu memiliki pengaruh yang luar biasa. Karena itu pertanda kegembiraan bersama dalam memulai. Tentu kegembiraan setelah memulai dengan bentuk penyerahan kepada Ilahi Robbi.

Bertepuk tangan juga memiliki makna filosofis bahwa bunyi keriuhan yang terdengar/ dihasilkan merupakan hasil aktivitas bersama seluruh jari-jari tangan.

Pemaknaannya bisa berupa sesuatu hasil yang baik dihasilkan secara bersama. Bersama kita bisa. Bersama menghasilkan sesuatu dengan peran masing-masing.

Pada saat bertepuk tangan, ada beberapa manfaat yang dirasakan tubuh. Mulai dari meningkatkan sirkulasi darah hingga menurunkan tekanan darah.

Baca Juga  Politik dan Sepak Bola

Menigkatkan sirkulasi darah, bertepuk tangan setidaknya dua puluh hingga tiga puluh menit ternyata mampu membantu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Selain itu juga efektif dalam memperlancar arus darah ke arteri dan vena.

Hal ini secara otomatis dapat membantu dalam memberikan energi pada tubuh dan juga menyokong aliran oksigen ke berbagai bagian tubuh.

Manfaat lain, meringankan radang sendi. Dengan bertepuk tangan secara mengejutkan juga sangat bagus untuk orangyang menderita arthiritis.

Hal ini sangat efektif dalam membantu menyingkirkan nyeri sendi, nyeri punggung, dan nyeri leher. Orang yang menderita nyeri-nyeri seperti itu telah terlihat lebih baik setelah melakukan beberapa kalitepuk tangan. Di sini tepuk tangan memainkan peran sebagai peringan rasa sakit.

Baca Juga  Selamat Pak Jaksa

Teruslah bertepuk tangan. Karena bisa saja rasa sakitmu menghilang. Bisa saja rasa sakit hatimu terobati. Teruslah tepuk tangan, selama engkau bisa. Selama tanganmu bisa bergerak.

Tepuk tanganlah, agar dirimu sehat. Berusahalah agar dirimu tak bertepuk sebelah tangan dan bertepuk dada, sehingga membuat dirimu bangga dan merasa pintar dan menang sendiri. (Bahtiar Parenrengi/ril)

  • Bagikan