Perjuangan Timba Ilmu di Australia, Pulang Kampung Bikin Usaha Jilbab di Tengah Pandemi

BONEPOS.COM, SYDNEY - Mulai Februari, Oz (Australia, red) lockdown 2 Minggu. Semua tempat tutup. Demikian, universitas juga tutup dan kami belajar secara daring (online).

Semua berjalan hingga saat ini.

Maret, peraturan baru dikeluarkan, supermarket buka hanya untuk membeli bahan makanan dan dibatasi.

Begitu juga restoran, hanya bisa take away. Tapi rata-rata restoran banyak yang gulung tikar. Imbas virus Corona (Covid-19).

Banyak mahasiswa mengeluh tidak bisa bertahan, karena tidak bisa bekerja sambil kuliah. Karena bagi mahasiswa visa pemerintah, Oz memberikan 20 jam kerja per minggu bagi mahasiswa yang mau bekerja.

Keadaan mulai parah, tapi karena ada persatuan orang-orang Indonesia di sana, organisasi The Rock memberikan makanan gratis tiap hari untuk siapa saja yang tidak ada makanan.

Di sana, tiap hari nasi bungkus dibagikan di salah 1 toko H2O milik orang Indonesia yang berada di pusat kota Sydney, Australia.

The Rock sangat membantu untuk mendapatkan informasi apapun mengenai Covid-19 dan cara survive dalam masa pandemi.

Selanjutnya 1 2