Aktivis Kecam, Aksi Pemuda Bersahabat Perkosa Gadis 16 Tahun

BONEPOS.COM, BONE - Baru-baru ini Pihak Kepolisian Polsek Lapri telah menetapkan dua orang tersangka pelaku tindak asusila terhadap gadis di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kedua tersangka diketahui berinisial AM (26) dan AI (16) sementara korban diketahui berinisial NA gadis di bawah umur yang usianya masih 16 tahun.

Informasi yang berhasil dihimpun Boneposcom, korban NA disetubuhi kedua pemuda hidung belang tersebut secara bergantian di sebuah rumah kebun di Desa Mamminasae, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, pada Desember 2020 lalu.

Pada saat itu, tersangka AI menjemput korban di rumahnya dengan maksud mengajak korban jalan-jalan, setelah mereka keluar tersangka AI mengajak korban ke rumah kebun bersama dengan tersangka AM.

Setelah tiba di sana, tersangka AI pun merayu korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri, setelah selesai tersangka, AM juga melakukan hal yang sama dengan korban, setelah kedua pelaku melampiaskan nafsunya, korban lalu diantar pulang ke rumahnya.

"Korban dengan salah satu tersangka yakni AI memiliki hubungan spesial (pacaran, red). Saat ini kedua pelaku sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka," beber Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf, kepada Boneposcom.

Kisah pahit yang dialami korban mendapat perhatian serius dari aktivis perempuan di Bone, Martina Majid.

Saat dikonfirmasi Senin (11/1/2021), Martina mengatakan, kedua pelaku tetap harus diberikan hukuman pidana sesuai perbuatannya meskipun salah satu pelaku juga masih di bawah umur.

"Kalau dari sisi pidana kami tetap meminta penerapan UU perlindungan anak dan diberikan hukuman maksimal walaupun nanti kasusnya di split karena ada anak pelaku juga," tegas Martina.

Selain itu, Martina juga mengatakan akan terus memantau kasus tersebut dan memberikan perlindungan dan penguatan psikologis terhadap korban. (her/ril)