Kasihan, Sapi Syahrul Mati Diduga Diracuni

BONEPOS.COM, BONE - Kasihan, salah seorang peternak sapi di Bone menemukan ternak sapinya mati di pematang sawah, Senin pagi (11/1/2021).

Kedua ekor sapi tersebut diketahui milik Andi Syahrul, warga Lingkungan Tippulue, Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan kedua sapi tersebut merupakan sapi betina yang saat ini dalam kondisi hamil.

Pemilik ternak sapi Andi Syahrul mengatakan, sapi tersebut ditemukan mati dalam keadaan mulut berbusa, diduga sapi tersebut mati karena diracun.

"Besar kemungkinan dek sapi saya diracun, karena keluar busa di mulutnya, saya curiga racun telah dicampur air kemudian diminum oleh sapi," katanya melalui sambungan telepon, kepada Boneposcom.

Lanjut kata Syahrul, sebelumnya ternak sapinya itu dilepas di kebun pada Minggu malam, dan baru ditemukan Senin pagi sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Kata Syahrul, hal ini bukanlah yang pertama kalinya, melainkan sudah sering ditemukan adanya sapi warga sekitar yang ditemukan mati karena diduga diracun.

Dia pun berharap agar pihak kepolisian mengusut kasus ini agar bisa diketahui siapa pelakunya.

Sementara Humas Polsek Tanete Riattang Bripka Rustam yang dikonfirmasi membenarkan adanya informasi penemuan sapi mati milik warga Tippulue, namun untuk laporan polisinya secara resmi belum masuk.

"Iya benar, tapi laporan polisinya belum ada, tadi Anggota yang piket juga telah mendatangi TKP, kasus ini tetap akan dilakukan penyelidikan labih lanjut," ungkapnya. (her/ril)