Satu Keluarga di Waetuo ‘Disuntik’ Khusus Baznas Bone, Mahasiswa IAIN Parepare Jadi Saksi – Bonepos.com Best Automated Bot Traffic

Satu Keluarga di Waetuo ‘Disuntik’ Khusus Baznas Bone, Mahasiswa IAIN Parepare Jadi Saksi

  • Bagikan

BONEPOS.COM, BONE – Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian, Dr. Hj. Hukmiah Husain mendapatkan informasi tentang seorang mustahik yang butuh bantuan dari DPD JPKP Bone.

Ibu Rahmawati (42), bekerja sebagai karyawan di salah salah satu toko sembako di Bajoe. Akan tetapi dua bulan ini, tidak bekerja lagi. Kasihan.

Ibu Rahmawati tinggal berlima bersama suami dan tiga orang anaknya. Sang suami bekerja sebagai buruh serabutan yang tidak menentu. Kadang menjadi buruh tukang batu atau bekerja sebagai nelayan ketika tak ada pekerjaan sebagai buruh bangunan. Apa saja dikerjakannya yang bisa menghasilkan untuk menghidupi keluarganya.

Baca Juga  Milad Kapolres Try: Diberikan Kejutan Istri Beserta Keluarga Polres dan Dandim 1407 Bone

Walau hidup sulit, keluarga ini tetap memperhatikan pendidikan ketiga sang buah hati. Anak pertama, perempuan 17 tahun, kini duduk di bangku SMA, anak kedua berumur 10 tahun duduk di bangku kelas 5 SD, dan anak terakhir masih TK.

Rumah yang ditempati di Lingkungan Lapanning, Desa Waetuo, Kecamatan Tanete Riattang Timur adalah milik sendiri dengan status tanah pemberian dari paman yang telah ditempati selama 10 tahun. Kondisinya memperihatinkan, atap rumbia telah bocor di banyak titik membuat keluarga ini selalu sigap ketika hujan turun. Sebab air masuk dari mana-mana. Hanya kesabaran yang menjadi modal mereka sehingga bisa bertahan menjalani hidup.

Baca Juga  Didatangi Polisi, Bupati Bone Garansi Kampung Tangguh Berlakukan Protokol Kesehatan

Dan ada saatnya ketika doa dikabulkan Allah. Ada yang memberikan informasi ke Baznas Kabupaten Bone sehingga tim Baznas melakukan survei lokasi sambil membawa bantuan konsumtif berupa beras, telur, dan sembako yang diserahkan Ketua DPD JPKP Kabupaten Bone Mustafa dan Mahasiswa PPL IAIN Parepare.

Mari bantu ibu Rahmawati dan mustahik lainnya mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Mereka butuh bantuan bahan makanan, pakaian, rumah layak huni, dan kebutuhan lainnya. (Farida Hanafing-Baznas Bone/ril)

Temukan Kami:
  • Bagikan