Warga NU Maknai Hari Lahir ke 95 Tahun, Begini Caranya

  • Bagikan

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulsel dan PC GP Ansor Makassar memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke 95 tahun dengan menziarahi makam Muassis (Pendiri) Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Kamis (14/01/2020).

Ketua GP Ansor Sulsel, Rusdi Idrus, menuturkan ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan cinta kepada para ulama pendiri NU yang telah berjuang sehingga NU dapat eksis dan terus memberi manfaat untuk umat.

“Dengan dilaksanakan ziarah ini kita ingin menyambungkan energi dan keberkahan dengan para pendiri ulama NU. Sehingga kita generasi muda ini bisa merasakan jasa-jasa yang ditorehkan oleh beliau,” ujar Rusdi.

Baca Juga  Siap-siap, Ombudsman Telisik Shut Down SIAK Dukcapil Makassar

Selain ziarah makam, juga dilakukan silaturahmi kepada ulama-ulama pimpinan pondok pesantren. Salah satunya pimpinan Pondok Pesantren MDIA Bontoala AG KH Abdul Muthalib.

Dalam kunjungan itu, KH Abdul Muthalib berpesan kepada kader GP Ansor meningkatkan muruah ke-NU-an sebagai organisasi warisan dari para ulama-ulama.

“Kami berharap GP Ansor ini bisa menjaga warisan para ulama khususnya amaliah-amaliah ke-NU-an, seperti Tawassut, Tawassun, Tasamuh. Dan paling penting Kita ini bukan berpaham ekstrem kiri atau kanan. Kita ini ada di tengah-tengah,” pesan Abdul Muthalib.

Baca Juga  Wujud Cinta Korban Banjir Bandang, Himikom UMI Gelar Penggalangan

Selain Ponpes MDIA Bontoala, silaturahmi ke ulama-ulama pimpinan pondok pesantren yang ada di Sulsel masih akan terus dilanjutkan oleh GP Ansor Sulsel.

Makam yang diziarahi diantaranya, Makam Datuk Ri Bandang di Jl Sinassara, Makam KH. Ramli dan KH. Ahmad Bone di Pekuburan Bontoala Makassar, makam Andi Mappanyukki di Taman Makam Pahlawan, serta Makam Syekh Sayyid Djamaluddin Assegaf Puang Ramma di Tambua Maros. (kia/ril)

  • Bagikan