Diduga Mesum, Dua Pasangan Terciduk Berduaan di Indekos

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berhasil memergoki dua pasangan yang bukan suami istri di salah satu indekos yang ada di Kabupaten Bulukumba.

Penemuan ini terjadi dalam razia yang dilakukan petugas Satpol PP dibantu personel Kepolisian Sektor (Polsek) Ujung Bulu.

Razia ini dilakukan dengan menyasar penginapan, seperti, wisma, hotel, dan indekos yang ada di Kecamatan Ujung Bulu, Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan, Sabtu malam (16/1/2021).

Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Bulukumba, Munir mengatakan, razia dilakukan berdasarkan laporan masyarakat beserta pemerintah setempat.

"Razia dilakukan sekitar pukul 23.20 Wita dan selesai sekitar pukul 02.20 Wita. Tempat tersebut diduga sebagai lokasi penyakit masyarakat (Pekat)," kata Munir, kepada Boneposcom, Minggu (17/1/ 2021).

Dari razia penyakit masyarakat tersebut, petugas mengamankan setidaknya empat orang. Mereka diduga merupakan pasangan mesum di sebuah indekos di Jalan Wahidin, Kecamatan Ujung Bulu.

"Ada dua pasangan diduga mesum kita amankan di sebuah indekos Jalan Wahidin. Mereka kita temukan berdua dalam kamar tanpa status ikatan suami istri (Pasutri) lalu didata," jelas Munir.

Munir menyebutkan dua pasangan diduga mesum tersebut masing-masing berinisial IP, 20 tahun dan NI, 18 tahun. Kemudian SL, 25 tahun dan RW, 22 tahun. Mereka langsung diamankan dalam razia yang rutin digelar Satpol PP Bulukumba.

"Langsung kita amankan untuk dilakukan pembinaan kemudian mereka membuat surat perjanjian untuk tidak melakukan kedua kalinya. Setelah itu kita pulangkan masing-masing ke orang tuanya," terangnya.

Pihaknya, kata Munir mengimbau bagi pengusaha pemilik tempat penginapan agar tidak secara mudah menerima tamu atau pengunjung.

"Kami harap pemilik dapat bekerjasama untuk tidak dengan mudah menerima tamu penginapan, apalagi pengunjung yang masih terlihat muda," harapnya.

Munir menambahkan, pihak Satuan Polisi Pamong Praja Bulukumba, Sulawesi Selatan akan terus melakukan razia penyakit masyarakat setiap Sabtu malam. Demi menekan angka kejahatan serta perbuatan yang dilakukan masyarakat setempat. (kia/ril)