Tidak Percaya Covid-19, Pemuda Rilau Ale Blak-blakan di Hadapan Anggota DPRD

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Di Kabupaten Bulukumba, masih ada saja masyarakat yang tidak percaya dengan keberadaan Covid-19. Pemuda Rilau Ale sampai blak-blakan soal itu.

Aspirasi ini disalurkan dalam gelaran dialog kepemudaan yang digelar Karang Taruna Kecamatan Rilau Ale, yang berlangsung di Kantor Desa Bontomanai, Sabtu (16/1/2021).

Dalam hal ini, Ketua Karang Taruna Kecamatan Rilau Ale, Matuppuang menyampaikan, pemerintah mestinya juga menyikapi masyarakat yang tidak percaya adanya Covid-19. Agar proses pemutusan mata rantai penyebaranya bisa berhasil.

Selain itu, Topu sapaannya juga mengatakan, pemerintah dalam hal ini, bisa membuat regulasi melalui surat edaran kepada pemerintah desa khususnya di Kecamatan Rilau Ale.

Agar dapat bersinergi dengan melibatkan pemuda, dalam mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah terkait penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

"Pemerintah daerah harusnya bersinergi dengan pemuda-pemuda desa khususnya pemuda Karang Taruna atau lembaga-lembaga kepemudaan yang ada di desa-desa," harapnya.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba, Komisi D, Andi Soraya Widiyasari mengapresiasi gelaran dialog itu. Dia mengaku, Covid-19 merupakan pembahasan umum yang semua orang dan kalangan harus bersinergi untuk memutus mata rantai penyebaran Corona.

"Karena saya merasa solusi terhadap Covid-19 ini adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya

Selain itu, ada banyak celah agar pemuda bisa terlibat lebih jauh dalam mengambil kebijakan, terutama di desa. Apalagi kata dia, di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bulukumba juga ada program khusus terkait kepemudaan.

"Intinya perlunya ketebukaan komunikasi dan informasi, agar celah itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemuda untuk dapat terlibat," jelasnya.

Anggota DPR fraksi PKB ini juga bilang, pihaknya sangat membutuhkan informasi-informasi yang dapat menjadi acuan pada rapat kerjanya. Sehingga menghasilkan kebijakan yang solutif dan tentunya pro kepada masyarakat. (kia/ril)