Cuaca Buruk, Hindari Berteduh di Bawah Pohon, Ini Akibatnya

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Hujan lebat disertai angin kencang terjadi sejak dini hari, di wilayah Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kapala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba, Andi Akrim mengimbau agar pengguna jalan selalu waspada jika hendak keluar rumah meski dalam kondisi hujan.

"Waspadai cuaca ini. Utamanya pengguna jalan untuk dapat menghindari berteduh di bawah pohon karena rawan tumbang atau patah," imbaunya saat di konfrimasi Boneposcom via WhatsApp, Selasa (19/1/2021).

Menurut Akrim, untuk prakiraan cuaca hari ini masih akan terjadi hujan sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang. Cuaca buruk ini terjadi di beberapa daerah termasuk di Kabupaten Bulukumba. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga malam hari.

Kata Andi Akrim, terkait cuaca hari ini memang sudah memasuki musim hujan yang disertai angin kencang. Hal ini akibat dari dampak La Nina atau curah hujan tinggi di atas rata-rata normal.

Dampaknya, bisa berpotensi banjir. Disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, apalagi kalau diperparah dengan air pasang di laut.

"Potensi banjir pasti ada. Mudah-mudahan tidak terjadi. Kalaupun terjadi, diharapkan risiko yang ditimbulkan bisa diminimalisir," harapnya.

Lelaki yang identik dengan kumisnya ini juga, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu berdoa. Agar bencana tidak terjadi. Meski demikian, bencana alam tidak bisa ditolak.

"Kalau pun terjadi yang bisa dilakukan hanya meminimalisir dampak," pungkasnya.

Pihaknya mengimbau, masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi bencana yang mungkin terjadi. Menjaga lingkungan minimal sekitar tempat tinggal. Sehingga apabila terjadi hujan lebat, air dapat mengalir dengan lancar, tidak terjadi genangan atau banjir.

"Membuang sampah ditempatnya termasuk sedapat mungkin tidak berteduh dibawah pohon ketika hujan," tutupnya. (kia/ril)