Selamat Jalan Pak Anca, Dosen Murah Senyum

  • Bagikan

BONEPOS.COM, MAKASSAR – Dosen Tetap Prodi Akuntansi STIEM Bongaya Makassar, DR. Muhammad Hamzah Idris, SE, MM, Ak, yang akrab disapa Pak Anca mengembuskan napas terakhir di RS Siloam Makassar, Senin (18/1/2021) pukul 22.00 Wita.

Pria kelahiran 4 Mei 1980 ini, tutup usia pada umur 40 tahun.

Kabar ini pun menjadi duka bagi keluarga besar STIEM Bongaya Makassar.

Kepala Administrasi Umum dan Keuangan STIEM Bongaya Makassar, Abd Mansyur menuturkan, Almarhum dikenal sebagai sosok yg baik, almarhum dikenalnya sebagai orang yang mudah melempar senyuman.

“Dia (Almarhum, red) juga sebagai orang yang mudah memberi dan menolong sesama. Almarhum banyak mengangkat harkat dan martabat seseorang,” ucap Mansyur.

Baca Juga  Istri Pj Wali Kota Makassar Kampanye di Baruga Rujab, Begini Aksinya

Senada hal tersebut juga disampaikan Kepala UPP STIEM Bongaya Makassar, Yana Fajriah.

Kata Yana, Muhammad Hamzah merupakan sosok yang baik, tidak sombong, dan murah senyum.

“Sebagai anak Pemilik Yayasan, Almarhum adalah sosok yang sangat baik, serta sering menegur atau menyapa orang lebih dulu,” ucap Yana, kepada Boneposcom, Selasa (19/1/2021).

Sementara itu, Kepala Humas dan Kerjasama STIEM Bongaya Makassar, Ansir Launtu mengemukakan, selain Dosen Tetap Prodi Akuntansi, Muhammad Hamzah Idris juga merupakan Pengurus Yayasan Pendidikan Bongaya Ujung Pandang.

“Innalillahi wainna ilahi rajiun. Keluarga besar STIEM Bongaya berduka atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, teman, rekan sejawat.. DR. Muhammad Hamzah Idris, SE, MM, Ak pada hari Senin pukul 22.00 Wita di RS Siloam Makassar dan anak bungsu dari pendiri STIEM Bongaya Bapak Almarhum Prof.Dr. H. Muhammad Idris Arief, MS. Semoga almarhum Husnul Khatimah. Segala dosa-dosanya diampuni, amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan keluarga ditinggal diberikan kekuatan dan kesabaran atas musibah ini,” tulis Ansir Launtu.

Baca Juga  Ramai-ramai Dosen STIEM Bongaya Kuliah Daring, Tapi

Lanjut kata Ansir, almarhum adalah orang sabar dan suka memudahkan sesuatu, dalam artian tidak ada susahnya.

“Semua dibawa happy,” ucap Ansir. (ril)

  • Bagikan