Lika-liku Perjalanan Sakka; Sempat Kerja di Buton dan Sembunyi di Berau

BONEPOS.COM, BONE - Tersangka kasus pembunuhan di Lingkungan Tallumae, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, yakni Amaluddin alias Sakka yang nekat menghabisi nyawa istrinya berinisial SE, kini berhasil diringkus polisi.

Pasca kejadian pada 20 November 2020 lalu, Sakka langsung melarikan diri. Pada 7 Desember 2020 dia ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Baru berhasil ditangkap pada Selasa (19/1/2021) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf yang ditemui saat menggelar pres rilis di Mapolres Bone, Kamis (21/1/2021) siang tadi mengatakan, awalnya tersangka kabur ke Sulawesi Tenggara kemudian selanjutnya menuju ke Kalimantan.

AKP Ardy menjelaskan, selama jadi buron tersangka sempat bekerja di pengolahan kayu di Buton, Sulawesi Tenggara selama satu bulan. Setelah itu, baru ke kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur di rumah salah satu keluarganya.

"Setelah melakukan pembunuhan terhadap istrinya, pelaku langsung kabur ke Sultra lewat Pelabuhan Siwa Kabupaten Wajo menggunakan mobil, setelah tiba di Sultra pelaku menuju Kolaka Utara menggunakan truk ke kabupaten Kolaka, setelah itu menuju Bombana menggunakan mobil penumpang, kemudian yang terakhir menuju ke Kabupaten Bau-bau. Di sana dia bekerja di pengolahan kayu," beber AKP Ardy.

Lanjut kata Ardy, setelah bekerja selama sebulan di Bau-bau, tersangka kembli melewati rute yang sama sebelumnya menuju Parepare kemudian berangkat ke Samarinda menggunakan Kapal Ferry, lalu ke Kampung Tanjung Batu. Baru seminggu tiba, di sana tersangka langsung diringkus sat reskrim Polres Berau berdasarkan hasil koordinasi dari Reskrim Polres Bone.

"Setelah ditangkap di sana, kemudian pihak kami langsung menjemput tersangka, dan saat di perjalanan tersangka mencoba memberikan perlawanan, sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur kemudian selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," tambahnya. (her)