PMII Bulukumba Bergerak, Ikut ‘Suntik’ Korban Gempa di Sulbar

BONEPOS.COM, BULUKUMBA - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bulukumba turut menyalurkan bantuan kepada korban gempa di Sulbar melalui Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba.

Ketua PMII Cabang Bulukumba, Alfian Hardani mengaku sangat terbantu dengan adanya Posko Gabungan (Posgab) yang bertempat di Kantor Dinas Sosial (Dissos) Bulukumba.

Sebab, melalui pemerintah setempat, proses penyaluran dari tahap awal hingga bantuan tiba di lokasi bencana bisa lebih terarah dan terstruktur.

Dalam hal ini, pihaknya sangat berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memberikan bantuan untuk korban di Sulbar sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Kata dia, informasi itu langsung didapatkan dari rekan-rekan yang tergabung dalam Gerakan Bulukumba Peduli.

"Setelah mendapatkan uang tunai dari hasil galang dana, kami membelanjakan dana itu untuk membeli perlengkapan atau alat-alat yang dibutuhkan korban di sana," katanya saat dikonfirmasi Boneposcom, Jumat (22/1/2021).

Adapaun perlengkapan yang disumbangkan yaitu, pakaian layak pakai, beras, popok, susu bayi, tenda, dan pembalut.

Sedangkan Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulukumba Andi Akrim, menjelaskan bantuan baik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), komunitas, lembaga dan masyarakat sudah membludak. Estimasi lima truk.

Namun kata dia, kemungkinan masih banyak masyarakat yang memasukkan bantuan hingga pekan depan.

"Sesuai prosedur, target pendistribusian dipekirakan akan dilakukan sekira Minggu (24/1/2021) hingga Senin (25/1/2021)," bebernya.

Menurutnya, korban yang menjadi prioritas adalah warga Bulukumba yang menetap di Sulbar. Dan ada tiga titik yang akan menjadi fokus pendistribusian, yakni Posko Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB) Kab. Majene, Posko KKB Mamuju, dan Posko di Malunda.

"Pemerintah daerah yang ikut mendistribusikan bantuan tidak akan turut dalam penyaluran ke rumah-rumah yang warga yang terdampak. Karena kita juga harus persiapan untuk pendistribusian tahap kedua," tegasnya. (kia/ril)