LPP Universitas: Sudah Ikuti Juknis

BONEPOS.COM, MAKASSAR - Pengurus Lembaga Penyelenggara Pemilihan Universitas (LPP-U) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar memberikan klarifikasi tentang tuntutan yang diarahkannya, Selasa (26/1/2021).

Ketua umum lembaga penyelenggara pemilihan universitas (LPP-U) Abd. Madjid menuturkan, sudah mengikuti juknis serta hasil rapat dengan pimpinan pada Jumat 15 Januari via zoom serta selalu berkoordinasi dengan pimpinan baik itu Wakil Rektor 3 dan Biro AAK UIN Alauddin Makassar.

"Kami (LPP-U) sudah mengikuti Juknis dan hasil rapat dengan pimpinan pada Jumat 15 Januari 2021 via zoom. Dan kami juga selalu berkoordinasi dengan Wakil Rektor 3 dan Biro AAK UIN Alauddin Makassar," ungkapnya.

Ia melanjutkan, dalam hasil rapat dengan pimpinan baik itu Univeristas dan Fakultas sudah menyetujui 2 poin yaitu bakal calon baik SEMA-U/DEMA-U wajib fasih dalam bacaan Alquran jika tidak fasih dalam bacaannya otomatis digugurkan serta Fakultas yang mengeluarkan surat rekomendasi lebih dari kuota maka dikembalikan ke Dekan masing-masing.

"Hasil rapat kemarin dengan pimpinan baik itu pimpinan Universitas maupun Fakultas sudah menyepakati 2 poin yaitu bakal calon SEMA-U/DEMA-U wajib fasih dalam bacaan Alquran dan jika tidak fasih dalam bacaannya otomatis digugurkan dan jika Fakultas mengeluarkan surat rekomendasi lebih dari kuota maka dikembalikan ke Dekan masing-masing," sebutnya. (fan/ril)